alexa snippet

Korut Uji Coba Rudal, AS Tegaskan Punya Opsi Militer

Korut Uji Coba Rudal, AS Tegaskan Punya Opsi Militer
Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, H.R. McMaster dan Dubes AS untuk PBB Nikki Haley. Foto/Istimewa
A+ A-
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa mereka memiliki opsi militer untuk menangani Korea Utara (Korut). Pernyataan ini menandakan kesabaran AS sangat tipis untuk berdiplomasi setelah Pyongyang melepaskan sebuah rudal ke Jepang dan memasuki Samudra Pasifik untuk kedua kalinya dalam sebulan.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, H.R. McMaster, mengatakan bahwa AS kehabisan kesabaran untuk solusi diplomatik mengenai program rudal dan nuklir Korut.

"Kami telah menendang kaleng itu di jalan, dan kami di luar jalan," kata McMaster kepada wartawan, mengacu pada uji coba rudal Pyongyang yang terus-menerus bertentangan dengan tekanan internasional.

"Bagi mereka yang telah mengomentari kurangnya pilihan militer, ada opsi militer," katanya, menambahkan bahwa ini bukan pilihan yang disukai oleh Trump seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (16/9/2017).

Sementara Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengamini retorika McMaster yang kuat, bahkan saat Washington terus menekankan bahwa resolusi pilihannya terhadap krisis adalah melalui diplomasi dan sanksi.

"Apa yang kita lihat adalah, mereka terus menjadi provokatif, mereka terus menjadi ceroboh dan pada saat itu tidak ada keseluruhan Dewan Keamanan yang bisa kita lakukan dari sini, ketika Anda telah memotong 90 persen dari perdagangan dan 30 persen minyak," kata Haley.

"Jadi setelah mengatakan itu, saya tidak memiliki masalah menendangnya ke Menteri Pertahanan Jenderal Jim Mattis karena saya pikir dia memiliki banyak pilihan," kata Haley lagi.

Korut telah meluncurkan puluhan rudal di bawah pimpinan Kim Jong-un karena mempercepat program senjata yang dirancang untuk memberikannya kemampuan menargetkan AS dengan rudal bertenaga nuklir yang kuat.

Sekretaris Negara Rex Tillerson menuduh Korut mengancam seluruh dunia.

"Di Asia Timur, sebuah rezim yang semakin agresif dan terisolasi di Korea Utara mengancam demokrasi di Korea Selatan, Jepang, dan yang lebih penting, dan yang lebih baru, telah memperluas ancaman tersebut ke Amerika Serikat, membahayakan seluruh dunia," kata Tillerson dalam sebuah pidato.

Baca juga:
AS: Uji Coba Rudal, Korut Membahayakan Seluruh Dunia
(ian)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top