alexa snippet

Legislator Selandia Baru Sangkal Jadi Mata-mata China

Legislator Selandia Baru Sangkal Jadi Mata-mata China
Anggota parlemen Selandia Baru keturunan China, Jian Yang, diselidiki otoritas keamanan negara itu karena dugaan mata-mata Beijing. Foto/Istimewa
A+ A-
WELLINGTON - Anggota parlemen Selandia Baru membantah tuduhan bahwa dia adalah seorang mata-mata China. Ia pun mengatakan bahwa dia telah menjadi target kampanye kotor.

Dikatakan bahwa legislator keturunan China, Jian Yang (55), diselidiki dinas intelijen Selandia Baru terkait hubungannya dengan akademi militer Beijing. Namun, Perdana Menteri Bill English tidak mengkonfirmasi apakan Yang telah diselidiki.

Jian Yang, seorang anggota parlemen untuk partai nasional kanan penguasa negara tersebut, mengutuk apa yang dia sebut pernyataan penghinaan.

"Ini adalah kampanye kotor oleh orang-orang tanpa nama yang berada di luar untuk menghancurkan saya dan Partai Nasional 10 hari dari pemilihan, hanya karena saya orang China," katanya seperti dikutip dari laman BBC, Rabu (13/9/2017).

Tuduhan tersebut berasal dari penyelidikan bersama oleh Financial Times dan New Zealand's Newsroom. Media tersebut menyatakan jika Yang diselidiki terkait 10 tahun yang dihabiskannya di China, di mana ia menerima pelatihan militer dan intelijen di apa yang disebut sebagai sekolah mata-mata.

Media itu juga mengatakan bahwa ia tidak mengungkapkan pekerjaannya sebagai guru di akademi linguistik terkemuka China untuk petugas intelijen militer.

Tapi Perdana Menteri Bill English membela anggota partainya, dan mengatakan kepada wartawan bahwa dia mengetahui latar belakang Jian Yang.

"Dia bekerja dengan tepat sebagai anggota parlemen dan tidak ada pertanyaan tentang kesetiaannya kepada Selandia Baru," katanya.

Selandia Baru akan menggelar pemilihan umum pada 23 September mendatang.
(ian)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top