Mengenal Perbedaan Hamas dan Fatah, dari Sejarah hingga Cara Perjuangan bagi Palestina

Senin, 30 Oktober 2023 - 15:44 WIB
loading...
A A A

3. Strategi Perjuangan


Perbedaan terbesar antara Hamas dan Fatah bisa dilihat cara perjuangan yang dipilih. Di satu sisi, Hamas menggunakan perlawanan bersenjata sebagai jalan perjuangannya.

Sementara untuk Fatah, mereka telah meninggalkan cara bersenjata dalam usahanya terhadap Palestina. Dalam hal ini, mereka meyakini perlunya negosiasi dengan Israel.

Pilihan yang diputuskan Fatah mendapat banyak kritik. Tak jarang, banyak pihak yang menyebut mereka turut berkolaborasi bersama Israel dalam pendudukan wilayah Palestina.

4. Cara Menarik Dukungan


Berkaitan dengan dukungan, Hamas dan Fatah juga memiliki jalan berbeda. Di sisi Hamas, mereka mengikuti cara Ikhwanul Muslimin yang mencoba menyebar ideologinya kepada masyarakat.

Sementara untuk Fatah, dulunya mereka menggunakan cara serupa. Namun, sekarang mereka mengubah cara pandangnya.

Menekankan jalur diplomasi, Fatah lebih banyak meraih dukungan dari negara-negara lain. Bersama PBB dan organisasi perdamaian lain, mereka terus mengusahakan perdamaian antara Israel dan Palestina.

Itulah sejumlah perbedaan antara Hamas dan Fatah yang bisa diketahui.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Gabung Misi Global Sumud...
Gabung Misi Global Sumud Flotilla 2026, Lima Relawan GPCI Berangkat ke Turki
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Mengenal Microsleep...
Mengenal Microsleep saat Mudik dan Cara Mengatasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved