Israel Bunuh 7.028 Warga Gaza, tapi Kaim Pasukan Militernya Paling Bermoral di Dunia
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 09:25 WIB
loading...
A
A
A
“Kami ingin mengalahkan Hamas. Itu sebabnya kami menyerukan masyarakat untuk pergi ke selatan. Di sana, mereka mendapatkan air, makanan, obat-obatan, dan lainnya," ujarnya, mengabaikan fakta bahwa warga Gaza yang mengungsi ke wilayah selatan masih diserang juga.
"Saya tekankan sekali lagi: Kami adalah orang-orang yang manusiawi. Kami adalah militer paling bermoral di dunia," ujarnya kepada media Jerman tersebut, yang dikutip RT, Jumat (27/10/2023).
Katz lebih lanjut menjelaskan kepada Bild keyakinannya bahwa seandainya negara-negara lain mengalami serangan dengan skala serupa, banyak negara yang akan merespons dengan jauh lebih kuat.
“Jika, amit-amit, ada serangan seperti itu dari Meksiko terhadap Texas di Amerika Serikat, tidak akan ada Meksiko," paparnya.
Kementerian Kesehatan Palestina yang dikendalikan Hamas di Gaza mengatakan lebih dari 7.000 nyawa telah melayang di daerah kantong pantai tersebut sejak serangan balasan Israel dimulai.
Menurut kementerian itu, hampir 3.000 di antaranya adalah anak-anak.
Namun juru bicara media Arab untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu; Ofir Gendelman, tidak percaya dengan data korban tewas di Gaza.
"Saya tekankan sekali lagi: Kami adalah orang-orang yang manusiawi. Kami adalah militer paling bermoral di dunia," ujarnya kepada media Jerman tersebut, yang dikutip RT, Jumat (27/10/2023).
Katz lebih lanjut menjelaskan kepada Bild keyakinannya bahwa seandainya negara-negara lain mengalami serangan dengan skala serupa, banyak negara yang akan merespons dengan jauh lebih kuat.
“Jika, amit-amit, ada serangan seperti itu dari Meksiko terhadap Texas di Amerika Serikat, tidak akan ada Meksiko," paparnya.
Kementerian Kesehatan Palestina yang dikendalikan Hamas di Gaza mengatakan lebih dari 7.000 nyawa telah melayang di daerah kantong pantai tersebut sejak serangan balasan Israel dimulai.
Menurut kementerian itu, hampir 3.000 di antaranya adalah anak-anak.
Namun juru bicara media Arab untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu; Ofir Gendelman, tidak percaya dengan data korban tewas di Gaza.
Lihat Juga :