alexa snippet

Bom Meledak di Pasar Quetta Pakistan, 15 Tewas

Bom Meledak di Pasar Quetta Pakistan, 15 Tewas
Sebuah bom meledak di pasar yang ramai di Qutta, Pakistan. Sedikitnya 15 orang tewas dalam serangan tersebut. Foto/Istimewa
A+ A-
QUETTA - Sebuah bom meledak di dekat sebuah pasar yang ramai di kota Quetta Pakistan menewaskan sedikitnya 15 orang. Ini merupakan seranga terbaru yang terjadi di provinsi barat daya Baluchistan yang bergolak.

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dengan mengatakan seorang pelaku bom bunuh diri melakukan aksinya dengan sepeda motor. ISIS mengklaim 17 orang tewas dalam serangan tersebut.

Menteri interim Provinsi Baluchistan Sarfraz Bugti mengatakan ledakan dahsyat terjadi saat patroli paramiliter lewat di jalan tersebut. Ia menambahkan patroli tersebut mungkin menjadi sasarannya.

"Menurut informasi yang kami terima sejauh ini, ada sekitar 15 korban jiwa, orang-orang yang menjadi martir, dan sekitar 40 orang terluka," kata Bugti. Dia mengatakan bahwa keadaan darurat telah diberlakukan di kota dan semua rumah sakit siaga seperti dilansir dari Reuters, Minggu (13/8/2017).

Kepala pasukan skuad Quetta, Aslam Tareen, mengatakan bahwa informasi awal adalah seorang penyerang bunuh diri menabrakkan sepeda motor ke sebuah kendaraan militer.

Sayap pers Pakistan mengatakan patroli tersebut merupakan sasaran dan setidaknya ada tujuh warga sipil di antara 15 orang yang terbunuh.

Media itu mengutip panglima militer Jenderal Qamar Javed Bajwa yang mengatakan bahwa teroris berusaha mengganggu perayaan 70 tahun kemerdekaan dari Inggris.

"Keputusan kami tidak akan menyerah pada tantangan apapun," kata Bajwa seperti dikutip sebuah tweet resmi dari juru bicara militer.

Militan separatis separatis di Baluchistan telah melancarkan kampanye melawan pemerintah pusat selama beberapa dekade. Mereka menuntut bagian yang lebih besar dari sumber daya provinsi yang kaya gas tersebut.

Taliban dan militan Islam lainnya juga beroperasi di provinsi tersebut, yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran. Sebuah serangan drone AS membunuh pemimpin Taliban Mullah Akhtar Mansour tahun lalu di Baluchistan.

Provinsi ini diguncang oleh serangkaian serangan akhir tahun lalu yang menewaskan lebih dari 180 orang dan menimbulkan kekhawatiran tentang kehadiran militan yang berkembang, termasuk pejuang yang berafiliasi dengan ISIS, yang telah mengklaim beberapa pemboman di Baluchistan.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top