alexa snippet

Militer AS Bantah Serangan Udaranya Bunuh Warga Sipil Afghanistan

Militer AS Bantah Serangan Udaranya Bunuh Warga Sipil Afghanistan
Militer AS di Afghanistan membantah serangan udaranya menewaskan warga sipil. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
KABUL - Militer Amerika Serikat (AS) membantah laporan serangan udaranya di provinsi Nangarhar, Afghanistan timur, telah membunuh sebanyak 16 warga sipil. Militer AS mengatakan bahwa operasi tersebut hanya membunuh pejuang militan.

"Militan yang diamati memuat senjata ke dalam kendaraan dan berada di bawah pengawasan sampai kendaraan tersebut dihancurkan oleh serangan udara," kata juru bicara militer AS di Afghanistan, Bob Purtiman.

"Penyerangan dilakukan di tengah medan terbuka. Tidak ada kemungkinan korban sipil," katanya lagi seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (12/8/2017).

Sebelumnya, gubernur distrik Haska Mena, Saaz Wali, mengatakan kepada wartawan bahwa sebanyak 16 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak telah terbunuh saat sebuah mobil penumpang dan sebuah rumah di dekatnya dihantam serangan udara AS.

Seorang saksi Mohammad Khan mengatakan ia melihat 11 orang diangkut dengan kendaraan menyusul serangan udara tersebut. Dari jumlah tersebut, 10 orang meninggal akibat serangan udara AS dan seorang wanita terluka parah, katanya, menambahkan bahwa kakinya robek.

Khan mengatakan pengemboman itu begitu hebat hingga membuat kawah seluas 15 meter dengan kedalaman 5 meter. Ia mengaku melihat akibat dari serangan itu dengan matanya sendiri.

Baca juga:
Serangan Udara AS di Afghanistan Tewaskan 10 Warga Sipil




(ian)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top