alexametrics

Perkosa dan Bunuh Gadis 3 Tahun, Pria Ini Dieksekusi di Depan Publik

loading...
Perkosa dan Bunuh Gadis 3 Tahun, Pria Ini Dieksekusi di Depan Publik
Seorang pria yang memperkosa dan membunuh gadis tiga tahun di Yaman dieksekusi di depan publik. Foto/REUTERS
A+ A-
SANAA - Seorang pria yang dihukum karena memperkosa dan membunuh seorang gadis berusia tiga tahun dieksekusi di depan publik Yaman, kemarin. Disaksikan ratusan orang, dia dieksekusi tembak dari jarak dekat.

Pria yang dieksekusi itu bernama Muhammad al-Maghrabi, 41. Seorang polisi menembakkan lima peluru dari senapan serbu ke al-Maghrabi saat dia berbaring dengan tangan diborgol di belakang punggungnya. Dia berbaring di atas selimut di tanah.

Sebelum kematiannya, al-Maghrabi dikawal orang-orang bersenjata dan berseragam militer melewati kerumunan massa.



Beberapa gambar yang dipublikasikan secara online menunjukkan asap mengepul dari tanah setelah eksekusi terjadi.

Eksekusi dijalankan di Alun-Alun Tahrir, Ibu Kota Sanaa, setelah hakim membacakan hukuman mati di bawah hukum Syariah.

Eksekusi tersebut menarik banyak penonton yang luar biasa. Beberapa orang bahkan menonton dari atap bangunan karena penasaran dengan hukuman untuk pemerkosa dan pembunuh gadis tiga tahun.

Proses eksekusi itu juga disiarkan stasiun televisi setempat, namun para warga juga merekam melalui ponsel mereka.

Keamanan telah diperketat di tengah kekhawatiran akan adanya serangan balas dendam terhadap al-Maghrabi oleh para anggota suku yang terkait dengan korbannya.

Ayah korban mengatakan kepada wartawan mengaku lega setelah pembunuh putrinya dieksekusi. ”Ini adalah hari pertama dalam hidup saya,” kata ayah korban yang identitasnya tidak diungkap, seperti dikutip Daily Mirror, Selasa (1/8/2017). ”Saya lega sekarang,” katanya lagi."

Ini adalah eksekusi publik pertama sejak Juli 2009. Delapan tahun lalu, setelah pria Yaman dieksekusi karena memperkosa dan membunuh seorang gadis berusia 11 tahun.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak