Kenapa Ambisi Putin Akan Segera Terwujud? Berikut 5 Alasannya
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 04:05 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, AS bukan satu-satunya negara yang menunjukkan kelelahan terhadap Ukraina.
![Kenapa Ambisi Putin Akan Segera Terwujud? Berikut 5 Alasannya]()
Foto/Reuters
Pekan lalu, partai sayap kanan memenangkan pemilu di Slovakia setelah berjanji untuk mengakhiri dukungan terhadap Ukraina, yang berbatasan darat dengan Ukraina.
Di Jerman, partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman, atau AfD, yang para pemimpinnya telah lama membina hubungan dengan Rusia dan menentang bantuan Ukraina, memperoleh perolehan suara yang meningkat.
Bahkan jika dukungan Eropa tetap kuat, The Wall Street Journal pekan ini melaporkan sekutu Ukraina di Eropa akan berjuang untuk menutupi kekurangan bantuan AS yang berkurang.
Beberapa berita minggu ini menyampaikan variasi pada satu tema: sekutu Barat mengatakan bahwa mereka telah memberikan sebagian besar dari apa yang siap mereka berikan.
Baca Juga: Rudal Balistik Iskander Rusia Menarget Kafe dan Toko Ukraina, 51 Orang Tewas
![Kenapa Ambisi Putin Akan Segera Terwujud? Berikut 5 Alasannya]()
Foto/Reuters
Para analis mengatakan Putin telah lama bertaruh bahwa dukungan Barat terhadap Ukraina akan melemah karena tingginya harga bahan bakar dan inflasi yang didorong oleh perang terus melemahkan anggaran rumah tangga.
Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu, memperkirakan konflik ini bisa berlangsung hingga 2025, setahun setelah pemilihan presiden AS. Rusia tampaknya berkomitmen untuk jangka panjang.
Pejabat intelijen AS yang dikutip di The New York Times minggu ini mengatakan Putin melakukan yang terbaik untuk memperkuat sentimen anti-Ukraina, mempersiapkan kampanye disinformasi luas yang ditujukan ke AS.
3. Politik Slovakia dan Jerman Bergeser ke Rusia

Foto/Reuters
Pekan lalu, partai sayap kanan memenangkan pemilu di Slovakia setelah berjanji untuk mengakhiri dukungan terhadap Ukraina, yang berbatasan darat dengan Ukraina.
Di Jerman, partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman, atau AfD, yang para pemimpinnya telah lama membina hubungan dengan Rusia dan menentang bantuan Ukraina, memperoleh perolehan suara yang meningkat.
Bahkan jika dukungan Eropa tetap kuat, The Wall Street Journal pekan ini melaporkan sekutu Ukraina di Eropa akan berjuang untuk menutupi kekurangan bantuan AS yang berkurang.
Beberapa berita minggu ini menyampaikan variasi pada satu tema: sekutu Barat mengatakan bahwa mereka telah memberikan sebagian besar dari apa yang siap mereka berikan.
Baca Juga: Rudal Balistik Iskander Rusia Menarget Kafe dan Toko Ukraina, 51 Orang Tewas
4. Harga Minyak dan Inflasi Naik

Foto/Reuters
Para analis mengatakan Putin telah lama bertaruh bahwa dukungan Barat terhadap Ukraina akan melemah karena tingginya harga bahan bakar dan inflasi yang didorong oleh perang terus melemahkan anggaran rumah tangga.
Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu, memperkirakan konflik ini bisa berlangsung hingga 2025, setahun setelah pemilihan presiden AS. Rusia tampaknya berkomitmen untuk jangka panjang.
Pejabat intelijen AS yang dikutip di The New York Times minggu ini mengatakan Putin melakukan yang terbaik untuk memperkuat sentimen anti-Ukraina, mempersiapkan kampanye disinformasi luas yang ditujukan ke AS.
Lihat Juga :