alexa snippet

Menhan AS Tuding Suriah Masih Simpan Senjata Kimia

Menhan AS Tuding Suriah Masih Simpan Senjata Kimia
Menhan AS, James Mattis, menuding Suriah masih menyimpan senjata kimia. Foto/Istimewa
A+ A-
WASHINGTON - Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS), James Mattis, menuduh pemerintah Suriah melanggar kewajiban internasionalnya dengan mempertahankan sebagian senjata kimia. Sebelumnya, pemerintah Suriah menyatakan telah menghancurkan seluruh senjata kimianya.

"Intinya tidak ada keraguan di benak masyarakat internasional bahwa Suriah telah mempertahankan senjata kimia yang melanggar kesepakatannya, dan menyatakan bahwa mereka telah menghapus semuanya," kata Mattis semberi memperingatkan Damaskus untuk tidak menggunakan senjata semacam itu di masa depan seperti dikutip dari Sputniknews, Jumat (21/4/2017).

Pada 4 April lalu, oposisi Suriah menuduh tentara Suriah menggunakan senjata kimia di provinsi Idlib. Serangan itu dilaporkan mengakibatkan puluhan orang tewas.

Damaskus membantah tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa semua senjata kimia telah dihancurkan di bawah pengawasan Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW).

Menanggapi insiden tersebut, AS melakukan serangan rudal terhadap pangkalan udara Ash Sha'irat Suriah. Mattis mengatakan bahwa tentara Suriah telah menarik pesawatnya dari seluruh negara itu menyusul serangan rudal AS tersebut.

"Mereka telah menarik pesawat mereka, tidak diragukan lagi mereka telah menerbangkan pesawat mereka dalam beberapa hari ini," kata Mattis pada sebuah konferensi pers.

AS meluncurkan 59 rudal jelajah Tomahawk ke pangkalan udara Sha'irat di Homs sebagai tanggapan atas dugaan serangan kimia di provinsi Idlib. Barat menyalahkan serangan itu kepada Damaskus. Pemerintah Suriah menolak tuduhan tersebut dengan mengatakan bahwa mereka tidak memiliki senjata kimia.



(ian)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top