China Peringatkan Negara ASEAN: Tragedi Ukraina Jangan Sampai Terjadi di Asia
Senin, 04 September 2023 - 08:36 WIB
loading...
A
A
A
Wang Yi memperingatkan adanya “manipulator di belakang panggung”—sebuah sindiran yang diduga ditujukan kepada Amerika Serikat (AS)—yang mengobarkan api kontroversi mengenai sengketa wilayah Laut China Selatan.
“Tangan hitam yang bersembunyi di balik layar ini harus diungkap,” ujarnya.
“China selalu bersedia bekerja sama dengan negara-negara terkait untuk menyelesaikan perbedaan dengan baik melalui dialog dan mencari cara efektif untuk mengendalikan situasi maritim," paparnya.
Hubungan China-AS telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir di tengah konflik Rusia-Ukraina dan meningkatnya ketegangan atas dugaan campur tangan Washington soal Taiwan.
Pentagon telah berupaya menjalin hubungan pertahanan yang lebih erat dengan negara-negara Asia Tenggara, termasuk empat negara di kawasan yang memiliki sengketa wilayah dengan China. Filipina, misalnya, pada awal tahun ini menyetujui untuk mengizinkan pasukan AS menggunakan empat pangkalan tambahan di negara tersebut, yang memicu peringatan dari para pejabat China bahwa Manila mengikat dirinya pada “kereta perselisihan geopolitik".
“Tangan hitam yang bersembunyi di balik layar ini harus diungkap,” ujarnya.
“China selalu bersedia bekerja sama dengan negara-negara terkait untuk menyelesaikan perbedaan dengan baik melalui dialog dan mencari cara efektif untuk mengendalikan situasi maritim," paparnya.
Hubungan China-AS telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir di tengah konflik Rusia-Ukraina dan meningkatnya ketegangan atas dugaan campur tangan Washington soal Taiwan.
Pentagon telah berupaya menjalin hubungan pertahanan yang lebih erat dengan negara-negara Asia Tenggara, termasuk empat negara di kawasan yang memiliki sengketa wilayah dengan China. Filipina, misalnya, pada awal tahun ini menyetujui untuk mengizinkan pasukan AS menggunakan empat pangkalan tambahan di negara tersebut, yang memicu peringatan dari para pejabat China bahwa Manila mengikat dirinya pada “kereta perselisihan geopolitik".
Lihat Juga :