alexametrics

Dokter di Brazil Ajukan Diri Jadi Relawan Uji Vaksin Covid-19

loading...
Dokter di Brazil Ajukan Diri Jadi Relawan Uji Vaksin Covid-19
Selain merawat pasien, para dokter dan tenaga kesehatan juga menjadi relawan dari uji coba beberapa vaksin eksperimental yang paling menjanjikan. Foto/REUTERS
A+ A-
BRASILIA - Sama seperti di negara lain, petugas kesehatan Brazil juga berada di garis depan pandemi Covid-19 dalam lebih dari satu cara. Selain merawat pasien, mereka juga menjadi relawan dari uji coba beberapa vaksin eksperimental yang paling menjanjikan.

Brazil adalah negara dengan jumlah infeksi dan kematian tertinggi kedua, setelah Amerika Serikat (AS) dan virus ini masih menyebar dengan cepat di negara tersebut. Itu adalah berita buruk dalam segala hal, kecuali satu, yakni membuat negara Amerika Selatan itu tempat pengujian yang ideal untuk vaksin potensial melawan virus.

(Baca juga: Vaksin Merah Putih Bakal Diujicoba ke Hewan Akhir Tahun Ini)

Tugas menjadi relawan jatuh ke staf medis yang bekerja di fasilitas yang merawat pasien yang terinfeksi virus, karena mereka yang paling mungkin melakukan kontak dengannya, memungkinkan para peneliti untuk melakukan percobaan terkontrol untuk melihat seberapa baik kerjanya.



"Saya ingin berkontribusi, dan inilah kontribusi saya, melalui sains," kata dokter anak, Monica Levi, satu dari 5.000 sukarelawan di Brazil yang membantu menguji salah satu vaksin yang paling menjanjikan sejauh ini, yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan perusahaan farmasi AstraZeneca.

Levi, bekerja di Klinik Khusus untuk Penyakit Menular dan Imunisasi Parasit (Cedipi) di Sao Paulo, pusat penyebaran wabah di Brazil, di mana lebih dari 2,5 juta orang telah terinfeksi sejauh ini, dengan lebih dari 90 ribu kematian.



"Vaksinasi adalah alasan saya. Jadi saya harus menindaklanjuti keyakinan saya," katanya, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (30/7/2020).

Pekan lalu, Brazil menjadi negara pertama yang melakukan uji coba fase ketiga vaksin buatan China, CoronaVac, yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Sinovac Biotech.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak