Stoltenberg: NATO Akan Dukung Ukraina sampai Menang
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
“Tugas kita adalah mendukung mereka,” cetusnya seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (18/8/2023)
Pernyataan Stoltenberg bukanlah penyimpangan radikal dari retorikanya sebelumnya tentang Ukraina. Kepala NATO telah lama bersikeras bahwa Ukraina akan berperang sampai mengalahkan Rusia atau memilih untuk mencari perdamaian, tetapi penegasan dukungan terbarunya datang setelah pembantu utamanya meragukan komitmen blok tersebut untuk tujuan Kiev.
Berbicara pada hari Selasa, kepala staf Stoltenberg, Stian Jenssen, mengatakan pada sebuah konferensi bahwa solusi untuk konflik tersebut bisa jadi Ukraina menyerahkan wilayahnya, dan mendapatkan keanggotaan NATO sebagai imbalannya. Jenssen mengklaim bahwa ide tersebut sedang dibahas secara aktif di dalam NATO.
Baca Juga: Pejabat NATO: Ukraina Bisa Menyerahkan Sebagian Wilayahnya ke Rusia
Pernyataan tersebut memicu gelombang kecaman di Kiev, di mana Presiden UkrainaVolodymyr Zelensky telah melarang negosiasi dengan Kremlin selama pemimpin Rusia Vladimir Putin tetap berkuasa, dan telah berjanji untuk merebut kembali semua bekas wilayah Ukraina – termasuk Crimea.
Pernyataan Stoltenberg bukanlah penyimpangan radikal dari retorikanya sebelumnya tentang Ukraina. Kepala NATO telah lama bersikeras bahwa Ukraina akan berperang sampai mengalahkan Rusia atau memilih untuk mencari perdamaian, tetapi penegasan dukungan terbarunya datang setelah pembantu utamanya meragukan komitmen blok tersebut untuk tujuan Kiev.
Berbicara pada hari Selasa, kepala staf Stoltenberg, Stian Jenssen, mengatakan pada sebuah konferensi bahwa solusi untuk konflik tersebut bisa jadi Ukraina menyerahkan wilayahnya, dan mendapatkan keanggotaan NATO sebagai imbalannya. Jenssen mengklaim bahwa ide tersebut sedang dibahas secara aktif di dalam NATO.
Baca Juga: Pejabat NATO: Ukraina Bisa Menyerahkan Sebagian Wilayahnya ke Rusia
Pernyataan tersebut memicu gelombang kecaman di Kiev, di mana Presiden UkrainaVolodymyr Zelensky telah melarang negosiasi dengan Kremlin selama pemimpin Rusia Vladimir Putin tetap berkuasa, dan telah berjanji untuk merebut kembali semua bekas wilayah Ukraina – termasuk Crimea.
Lihat Juga :