alexa snippet

Netanyahu Minta Publik Israel Sikapi Wajar Pertemuannya dengan Trump

Netanyahu Minta Publik Israel Sikapi Wajar Pertemuannya dengan Trump
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta jajaran pemerintah dan masyarakat Israel tidak terlalu berlebihan mengenai pertemuan antara dia dan Presiden AS Donald Trump. Foto/Reuters
A+ A-
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta jajaran pemerintah dan masyarakat Israel tidak terlalu berlebihan mengenai pertemuan antara dia dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ini merupakan respon atas pernyataan yang dilontarkan Menteri Pendidikan Israe, Naftali Bennett.

Melalui laman Facebooknya, Bennett mengatakan, pertemuan dengan Trump akan menjadi ujian hidup Netanyahu dan akan menentukan kebijakan Israel terhadap Palestina selama bertahun-tahun yang akan datang.

Sementara Netanyahu menyatakan, kebutuhan akan keamanan Israel akan didahulukan dari pertimbangan lain dalam diskusi dengan Trump, termasuk mengenai isu Palestina.

"Saya mengerti ada kegembiraan besar sebelum pertemuan ini, didorong oleh berbagai motivasi. Tapi saya hanya memiliki satu motivasi: pertimbangan saya adalah untuk memastikan keamanan Israel dan memperkuat hubungan dengan Amerika, serta kepentingan bersama yang berdiri di belakangnya," kata Netanyahu, seperti dilansir Times of Israel pada Minggu (12/2).

Menurut Netanyahu, ia selalu melakukan hubungan dengan AS dalam cara yang rasional, dengan cara sama yang dia lakukan dengan pemerintahan AS sebelumnya. "Berurusan dengan Trump membutuhkan tindakan bertanggung jawab dan pendekatan kepala dingin," ucapnya.

Netanyahu memang telah beberapa kali memperingatkan para Menteri di kabinetnya untuk menahan diri untuk menyampaikan pendapat mereka sebelum Trump mengatakan dengan jelas posisinya terhadap Israel.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top