Perang Besar di Afrika Pecah, ECOWAS Akan Serbu Niger

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 11:03 WIB
loading...
Perang Besar di Afrika...
ECOWAS siap menyerbu Niger. Foto/Reuters
A A A
NIAMEY - Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat ( ECOWAS ) sepakat untuk menyerbu Niger. Itu setelah sebagian besar negara anggotanya siap untuk berpartisipasi dalam pasukan siaga yang dapat melakukan intervensi di Niger menyusul kudeta di sana akhir bulan lalu.

Menteri pertahanan dari 15 anggota blok regional telah bertemu di Accra sebagai bagian dari upaya terbaru untuk menggulingkan Mohamed Bazoum, presiden Niger yang digulingkan dalam kudeta 26 Juli.

"Semua negara anggota kecuali yang berada di bawah kekuasaan militer dan Cape Verde siap untuk berpartisipasi dalam pasukan siaga," kata komisaris ECOWAS Abdel-Fatau Musah, dilansir Al Jazeera.

Baca Juga: Junta Militer Niger Akan Menghukum Presiden Terguling Bazoum karena Pengkhianatan

“Demokrasi adalah apa yang kami perjuangkan dan kami dorong,” kata Kepala Staf Pertahanan Nigeria, Jenderal Christopher Gwabin Musa pada awal pertemuan dua hari di Accra. “Fokus dari pertemuan kami bukan hanya untuk bereaksi terhadap peristiwa, tetapi untuk secara proaktif memetakan arah yang menghasilkan perdamaian dan meningkatkan stabilitas.”

Pertemuan untuk membahas krisis Niger dilakukan setelah tenggat waktu 6 Agustus berlalu bagi tentara pemberontak untuk membebaskan dan mengembalikan Bazoum atau menghadapi intervensi militer. Bazoum tetap dalam tahanan rumah bersama istri dan putranya di ibu kota, Niamey.

Blok tersebut telah lama membahas penggunaan kekuatan militer yang digambarkannya sebagai "upaya terakhir" selama berminggu-minggu karena beberapa tim mediasi yang dikirim ke Niamey dan juga karena kurangnya konsensus di dalam jajarannya.

Baca Juga: Hindari Perang Besar, Pemimpin Kudeta Niger Siap Berunding dengan ECOWAS

Burkina Faso dan Mali, yang telah mengalami banyak kudeta sejak 2020, memperingatkan bahwa intervensi militer apa pun di Niger akan dinyatakan sebagai tindakan perang, mengungkapkan keretakan di wilayah antara negara-negara pesisirnya dan negara-negara di Sahel yang bergejolak.

Guinea, yang juga berada di bawah kekuasaan militer dan mengutuk setiap agresi eksternal, telah menahan diri untuk tidak memberikan komentar apapun.

Al Jazeera melaporkan dari perbatasan Ghana dengan Burkina Faso, pada hari Kamis mengatakan pihak berwenang Ghana gugup memprovokasi tetangga langsungnya yang memiliki ikatan budaya dan perjanjian kerja sama militer.

Badan keamanan utama Uni Afrika telah bertemu untuk mempertimbangkan apakah akan mendukung intervensi militer tetapi belum mengumumkan keputusannya.

Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika dapat mengesampingkan intervensi militer jika stabilitas yang lebih luas di benua itu dirasa terancam olehnya. Jika menolak penggunaan kekuatan, ada beberapa alasan di mana ECOWAS dapat mengklaim pembenaran hukum.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Intel Rusia Tuduh Prancis...
Intel Rusia Tuduh Prancis Rencanakan Kudeta di Negara-negara Bekas Jajahannya di Afrika
Ingin Jadi Presiden...
Ingin Jadi Presiden Abadi, Xi Jinping Singkirkan Semua Jenderal yang Menghalangi
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Usai Paksa Israel Setop...
Usai Paksa Israel Setop Serang Iran, Trump Klaim Perundingan Damai Bisa Diteken dalam 3 Hari
Rekomendasi
Sinopsis Disclosure...
Sinopsis Disclosure Day, Film Terbaru Steven Spielberg tentang Rahasia Alien yang Guncang Dunia
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved