5 Perdebatan ACTO dalam Menyelamatkan Habibat Amazon

Kamis, 10 Agustus 2023 - 05:32 WIB
loading...
A A A
Anggota ACTO – yang hanya berkumpul untuk keempat kalinya dalam keberadaan grup – menunjukkan pada hari Selasa bahwa mereka tidak sepenuhnya selaras dengan isu-isu utama. Minggu ini menandai pertemuan pertama organisasi berusia 45 tahun itu dalam 14 tahun.

Komitmen perlindungan hutan sebelumnya tidak merata, dan tampaknya tetap demikian di puncak.

5. Amazon Jadi Paspor ACTO

5 Perdebatan ACTO dalam Menyelamatkan Habibat Amazon

Foto/Reuters

Semua negara di KTT telah meratifikasi kesepakatan iklim Paris, yang mengharuskan penandatangan untuk menetapkan target pengurangan emisi gas rumah kaca.

Lula mengatakan dia berharap dokumen itu akan menjadi seruan bersama pada konferensi iklim COP 28 pada November.

Berbagi suara yang bersatu dapat membantu negara-negara Amazon menegaskan posisi mereka di panggung global menjelang konferensi COP.

“Amazon adalah paspor kami menuju hubungan baru dengan dunia, hubungan yang lebih simetris, di mana sumber daya kami tidak dieksploitasi untuk menguntungkan segelintir orang, melainkan dihargai dan digunakan untuk melayani semua orang,” kata Lula.

KTT tersebut adalah semacam gladi resik untuk pembicaraan iklim PBB 2025, yang akan menjadi tuan rumah Belem.

Para pemimpin telah memanggil negara-negara kaya untuk membantu mendanai upaya melindungi Amazon, mengingat hutan adalah penyerap karbon penting, rumah bagi sekitar 10 persen keanekaragaman hayati Bumi.

Sedangkan, Petro berpendapat bahwa negara-negara kaya harus menukar hutang luar negeri yang terutang oleh negara-negara Amazon untuk aksi iklim, dengan mengatakan hal itu akan menciptakan investasi yang cukup untuk menggerakkan ekonomi kawasan Amazon.

Presiden Bolivia Luis Arce mengatakan Amazon telah menjadi korban kapitalisme, tercermin dari perluasan perbatasan pertanian dan eksploitasi sumber daya alam. Dia mencatat bahwa negara-negara industri bertanggung jawab atas sebagian besar emisi gas rumah kaca bersejarah.

“Fakta bahwa Amazon adalah wilayah yang sangat penting tidak berarti bahwa semua tanggung jawab, konsekuensi, dan dampak krisis iklim harus jatuh ke tangan kita, kota kita, dan ekonomi kita,” kata Arce.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Brasil Tetapkan 2 Syarat...
Brasil Tetapkan 2 Syarat untuk Gabung Dewan Perdamaian Trump, Apa Saja?
Apa Sentimen Negatif...
Apa Sentimen Negatif tentang PBB Gaya Baru Versi Trump?
8 Miliarder Dunia yang...
8 Miliarder Dunia yang Membeli Ribuan Hektare Tanah untuk Jadi Hutan
Dihantam Badai, Patung...
Dihantam Badai, Patung Liberty Roboh dan Hancur Berkeping-keping
Horor! Remaja Ini Tewas...
Horor! Remaja Ini Tewas Diterkam Singa Bonbin setelah Terobos Kandang
Perang Bisa Pecah, Brasil...
Perang Bisa Pecah, Brasil Waspadai Pasukan AS di Lepas Pantai Venezuela
Dulu Dipelihara Kini...
Dulu Dipelihara Kini Diburu, Ikan Sapu-sapu Jadi Musuh Baru Sungai Indonesia
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Berita Terkini
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved