Wanita Ukraina yang Coba Habisi Zelensky Dituduh sebagai Mata-mata Rusia

Selasa, 08 Agustus 2023 - 07:39 WIB
loading...
Wanita Ukraina yang...
Wanita Ukraina yang merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Volodymyr Zelensky dituduh sebagai mata-mata Rusia. Foto/SBU
A A A
KYIV - Dinas Keamanan Ukraina (SBU) telah menangkap seorang wanita lokal setelah dituduh melakukan operasi rahasia untuk mencoba membunuh Presiden Zelensky. Kyiv menuduh wanita itu sebagai mata-mata Moskow.

Menurut SBU, tersangka memberikan data intelijen kepada Moskow tentang lokasi Presiden Zelensky.

SBU mengungkap operasi rahasia tersebut pada Senin. Menurut SBU, yang dikutip CNN, Selasa (8/8/2023), tersangka adalah penduduk kota pelabuhan Ochakov, di Wilayah Mykolayiv—oleh Rusia disebut Nikolaev. Dia pernah bekerja di toko perlengkapan militer sebagai staf penjualan.

Baca Juga: Berencana Bunuh Presiden Zelensky, Wanita Ukraina Ditangkap

Menurut SBU, wanita tersebut mencoba untuk menetapkan waktu dan daftar lokasi di mana Zelensky akan berada selama perjalanan ke Mykolaiv, untuk membantu Rusia melakukan serangan udara massal baru di sana.

"Dinas Keamanan menahan informan dari Layanan Khusus Rusia, yang pada malam kunjungan kerja Presiden Ukraina baru-baru ini ke wilayah Mykolaiv mengumpulkan intelijen tentang kunjungan yang direncanakan," kata SBU.

Saat menyelidiki wanita itu—yang belum disebutkan namanya—badan intelijen Ukraina mendokumentasikan apa yang mereka sebut "tindakan kriminal asisten musuh untuk mendapatkan data baru tentang kurator Rusia dan tugas yang diterima.

Ukraina juga menuduh wanita itu berusaha menemukan lokasi sistem perlawanan radioelektronik dan gudang amunisi angkatan bersenjata di wilayah Ochakov.

Meski dituduh merencanakan pembunuhan terhadap presiden, wanita itu menghadapi dakwaan penyebaran informasi yang tidak sah tentang arah dan pergerakan amunisi senjata di Ukraina. Dia bisa dikenai hukuman 12 tahun penjara jika terbukti bersalah.

Pengumuman SBU muncul hanya seminggu setelah Politico menerbitkan fitur tentang rencana kontingensi Kyiv jika Zelensky dibunuh, yang menurut outlet tersebut dia hindari beberapa kali.

Politico bahkan menyebut lingkaran orang yang akan mengambil alih kekuasaan presiden yang merupakan mantan komedian tersebut, di mana Ketua Parlemen Ruslan Stefanchuk bertindak sebagai "boneka", dan kepala staf Zelensky; Andrey Ermak, menjalankan operasi sehari-hari, dan tiga serangkai Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba, Menteri Pertahanan Oleksii Reznikov Reznikov dan Panglima Militer Jenderal Valery Zaluzhny mengelola perang.

SBU telah memburu musuh-musuh Ukraina sejak permusuhan dengan Rusia meningkat pada Februari 2022. Bulan berikutnya, mereka mengeksekusi seorang pengusaha yang telah bekerja untuk intelijen militer Ukraina karena menyabotase pembicaraan dengan Rusia—yang hanya diakui oleh Kyiv setahun kemudian.

Baru-baru ini, SBU menggerebek ratusan rumah dan kantor di Kyiv dan 11 wilayah Ukraina dalam mengejar apa yang mereka sebut konspirasi luas untuk menjual pengecualian mobilisasi medis palsu masing-masing seharga USD6.000.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Thailand Geger, Beredar...
Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn
Rekomendasi
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
Berita Terkini
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved