5 Pasukan Elite Rusia yang Disegani, Salah Satunya Dijuluki Prajurit Kelelawar

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 14:11 WIB
loading...
5 Pasukan Elite Rusia...
Pasukan khusus Rusia bertugas di medan perang Ukraina. Foto/TASS
A A A
MOSKOW - Pasukan elite Rusia yang telah musnah akibat perang dengan Ukraina sempat jadi berita hangat. Kabar tersebut diedarkan oleh media-media barat yang mendukung Kyiv dalam perang yang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun itu.

Perang di Ukraina telah memusnahkan pasukan elite Rusia, dan Moskow membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangunnya kembali, menurut penilaian rahasia AS yang diperoleh The Washington Post.

Meski begitu, informasi tersebut masih belum dapat dipastikan kebenarannya. Dikutip dari New York Post, temuan itu merupakan salah satu dari banyaknya informasi rahasia yang bocor secara online.

5 Pasukan Elite Rusia yang Disegani

Berita yang menyebar lantas membuat banyak orang penasaran akan pasukan elite apa saja yang dimiliki Moskow. Untuk menjawab rasa penasaran itu, berikut ini ulasan tentang pasukan elite Rusia yang dilansir dari Russia Beyond.

1. GRU Spetsnaz

Pasukan elite Rusia satu ini telah berdiri sejak tahun 1950. Pasukan ini dikenal sebagai mata dan telinga Angkatan darat. Bahkan mereka acap kali mendapat julukan pasukan kelelawar karena sering beroperasi pada malam hari.

GRU Spetsnaz telah banyak menjalani berbagai misi, seperti di Angola, Beirut, Vietnam, Afghanistan, hingga Kamboja. Mereka bahkan dikatakan pernah berhasil mencuri helikopter AH-1 Cobra baru dari pangkalan Amerika.

Baca Juga: 5 Kesalahan Fatal Invasi Rusia di Ukraina, Salah Satunya Terlalu Percaya Diri

2. FSB Spetsnaz

Satuan ini dibentuk ketika Moskow bersiap untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 1980. Karena sebelumnya sempat terjadi aksi terorisme di Olimpiade Munich 1972. FSB Spetsnaz dibentuk dengan tujuan menjalankan tugas anti-terorisme.

Operasi FSB Spetsnaz yang paling terkenal muncul ketika beraksi di Istana Tajbeg di Afghanistan dan melakukan pembunuhan Presiden Afghanistan Hafizullah Amin pada tahun 1979. Mereka juga sempat unjuk gigi di Chechnya, kelompok ini berusaha membebaskan sebuah rumah sakit di Budyonnovsk, yang disita oleh teroris.

3. Pasukan Lintas Udara Khusus

Tidak seperti pasukan yang telah disebutkan sebelumnya, pasukan satu ini biasanya beroperasi pada jarak kurang lebih 2 ribu km dari pasukan utama. Fungsi mereka adalah untuk mengintai pasukan musuh dari jarak jauh sembari mengawal pasukan utama.

Satuan ini pernah beberapa kali terjun dalam serangkaian operasi militer Rusia, salah satunya terjadi selama Perang Chechnya Pertama. Tentara ini berpartisipasi dalam penyerangan Kota Grozny.

Baca Juga: 4 Alasan Rusia Tingkatkan Anggaran Militer Mencapai Rp1.515 Triliun

4. Angkatan Laut Spetsnaz

Tidak hanya di darat, Armada Laut Rusia juga memiliki pasukan khususnya sendiri. Pasukan amfibi Moskow pertama kali muncul pengepungan Leningrad pada tahun 1941 untuk melindungi kota dan Armada Baltik. Kala itu mereka sempat bentrok dengan kapal torpedo dari Skuadron Kapal Serbu ke-12 Italia , yang menargetkan kapal perang Soviet.

Misi dari unit-unit tersebut adalah untuk memastikan keamanan fasilitas angkatan laut dan kapal perang. Jika terjadi perang, pasukan khusus ini akan melakukan misi sabotase di perairan musuh.

5. Special Operations Forces

Pasukan Operasi Khusus Rusia ini adalah satuan yang paling baru karena dibentuk pada tahun 2009. Struktur Special Operations Forces (SOF) berada di bawah Angkatan Darat.

Sampai saat ini, informasi tentang tugas SOF masih dirahasiakan. Namun mereka sempat diketahui ikut serta dalam operasi di Krimea (2014), Suriah, dan bentrok dengan perompak Somalia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved