Belanda Cabut Embargo Senjata pada Turki, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab

Jum'at, 21 Juli 2023 - 10:18 WIB
loading...
Belanda Cabut Embargo...
Gedung parlemen Belanda. Foto/flickr
A A A
AMSTERDAM - Belanda mencabut pembatasan ekspor senjatanya pada Turki, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA). Negara Eropa itu tampaknya berupaya mereformasi kerangka pembatasan ekspor senjatanya.

Berbicara kepada Parlemen Belanda melalui surat pada Jumat pekan lalu, pemerintah Belanda mengumumkan akan menghapus "kebijakan praduga penolakan" yang membatasi penjualan senjata ke negara-negara termasuk Turki, Arab Saudi, dan UEA.

"Kebijakan anggapan penolakan, yang saat ini berlaku untuk Turki, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi, akan segera berakhir," ungkap surat itu.

Pembatasan ekspor senjata diberlakukan untuk Turki pada 2019 setelah serangan militernya ke timur laut Suriah pada Oktober tahun itu. Pembatasan juga diberlakukan pada Saudi dan UEA atas keterlibatan mereka dalam perang di Yaman.

Meskipun pemerintah Belanda melonggarkan sebagian pembatasan terhadap Turki pada tahun 2021, pemerintah Belanda menawarkan mengeluarkan lisensi ekspor senjata ke negara tersebut hanya jika dapat menunjukkan senjata dan bahan tersebut tidak boleh digunakan di timur laut Suriah.

Dalam suratnya, pemerintah di Amsterdam memperingatkan, meskipun kebijakan nasional telah dihapuskan, "Belanda akan terus memantau secara ketat pentingnya barang-barang Belanda tidak digunakan dalam konflik di Suriah Utara atau Yaman dan akan menyampaikan hal ini kepada pihak-pihak kontraktor lainnya di semua tingkatan, termasuk secara politik."

Baca juga: Turki Ogah Kawal Kapal Biji-bijian di Laut Hitam Seperti Permintaan Ukraina

Motivasi utama pencabutan pembatasan, menurut pemerintah, adalah untuk mulai meletakkan dasar hukum menjadikan Belanda bagian dari perjanjian penting kontrol ekspor pertahanan Prancis-Jerman tahun 2019.

Kesepakatan itu menetapkan kerangka kerja bersama untuk menghadapi ekspor senjata penanda tangan yang dikeluarkan ke negara ketiga, memungkinkan transfer dan pengiriman tertentu dilakukan yang seharusnya dibatasi atau dilarang.

Salah satu contohnya adalah ekspor senjata Prancis ke Arab Saudi yang diproduksi bersama dengan Jerman, meskipun Berlin memberlakukan sanksi atas ekspor senjata ke Kerajaan.

Otoritas Jerman telah membebaskan sanksi tersebut berdasarkan kesepakatan selama kontribusi Jerman tetap di bawah 20%.

Surat tersebut mengatakan, “Kebijakan baru pemerintah Belanda akan mirip dengan kebijakan Jerman. Dalam kasus ekstrim, Belanda siap menolak transaksi yang tidak diinginkan melalui 'prosedur rem darurat', yang tidak dapat dicabut tanpa konsensus."

Namun, menurut outlet berita yang berbasis di London, Middle East Eye, sumber anonim dan relevan di Turki menginformasikan pencabutan embargo ekspor oleh pemerintah Belanda adalah akibat langsung dari keputusan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bulan ini untuk tidak lagi mencegah masuknya Swedia ke dalam aliansi NATO dan, sebagai gantinya, memajukan tawaran untuk ratifikasi Parlemen.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Bela Iran, Kelompok...
Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah
Rekomendasi
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved