4 Negara yang Terganggu dengan Kemunculan BRICS, Amerika Paling Terusik

Senin, 19 Juni 2023 - 13:09 WIB
loading...
A A A
Perkembangan hubungan BRICS dapat memengaruhi persaingan ekonomi dan kepentingan politik Eropa di beberapa wilayah.

Blok Uni Eropa saat ini berjumlah 27 negara, yakni Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Republik Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Irlandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Malta, Belanda, Polandia, Portugal, Rumania, Slowakia, Slovenia, Spanyol, dan Swedia.

Uni Eropa juga menjadi salah satu blok kekuatan ekonomi dunia.

3. Negara Penerima Bantuan AS


Dengan terancamnya pengaruh AS di panggung global, secara tidak langsung juga akan dirasakan negara-negara yang selama ini bergantung pada bantuan Amerika.

Negara-negara yang telah lama bergantung pada bantuan Amerika antara lain Pakistan (bergantung pada bantuan AS dalam bentuk ekonomi dan bantuan militer), Israel (penikmat bantuan terbesar dari AS dalam bantuk keamanan, bantuan militer dan dukungan untuk program pertahanan), Mesir (penerima bantuan signifikan dari AS dalam bentuk ekonomi, militer, dan dukungan politik), Kolombia (penerima bantuan besar dari AS dalam upaya penanggulangan narkoba dan dukungan keamanan untuk menghadapi kelompok-kelompok pemberontak), dan Filipina (penerima bantuan AS dalam bentuk bantuan ekonomi dan bantuan militer).


4. China dan India


China dan India memang bagian dari BRICS. Namun keduanya adalah rival sengit regional.

Kedua negara memiliki permasalahan perbatasan yang belum terselesaikan, yang dapat menciptakan ketegangan di wilayah tersebut.

Kemunculan BRICS secara tidak langsung juga membuat kedua negara ini tetap “tidak nyaman” berada di dalamnya selama “permusuhan” mereka belum terselesaikan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Berita Terkini
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved