Erdogan Sudah 20 Tahun Berkuasa dan Tak Terkalahkan di Turki

Senin, 29 Mei 2023 - 10:28 WIB
loading...
Erdogan Sudah 20 Tahun...
Recep Tayyip Erdogan sudah 20 tahun berkuasa sebagai perdana menteri dan presiden di Turki. Sekarang dia menang pilpres lagi dan mencatatkan rekornya sebagai politisi tak terkalahkan. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Recep Tayyip Erdogan sudah 20 tahun berkuasa sebagai perdana menteri dan presiden Turki. Dia sekarang menang lagi dalam pemilihan presiden (pilpres), mencatatkan rekornya sebagai politisi tak terkalahkan.

Ketua Dewan Pemilihan Tertinggi Türki Ahmet Yener mengumumkan bahwa Erdogan telah mengalahkan rivalnya, Kemal Kilicdaroglu, dalam putaran kedua pilpres pada hari Minggu.

Erdogan meraih 52,14% suara, sedangkan Kilicdaroglu meraih 47,86% suara. Selisih perolehan suara mereka sekitar 2 juta.

Baca Juga: Erdogan Menang Pilpres Turki, Berkuasa Lagi untuk Periode 3


Jejak Kekuasaan Erdogan di Turki


Berikut rekam jejak kekuasaan Erdogan yang kini resmi memasuki dekade ketiga:


1. Erdogan Jadi Perdana Menteri Sejak 2003


Erdogan menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Turki sejak 2003.

Sebelum menjabat PM, salah satu pendiri Justice and Development Party (Partai Keadilan dan Pembangunan) ini telah populer sebagai Wali Kota Istanbul dari 1994-1998.

2. Erdogan Jadi Presiden Mulai 2014


Erdoğan pertama kali mengambil sumpah jabatan sebagai presiden Turki pada 28 Agustus 2014 dan resmi menjadi presiden ke-12 Turki. Dia kemudian melantik Ahmet Davutoğlu sebagai PM Turki pada 29 Agustus 2014.

3. Turki Referendum Menghapus Jabatan PM Tahun 2017


Pada bulan April 2017, Turki menggelar referendum konstitusional, di mana para pemilih di Turki (dan warga negara Turki di luar negeri) menyetujui 18 usulan amandemen Konstitusi Turki.

Amandemen tersebut termasuk penggantian sistem parlementer yang ada dengan sistem presidensial. Jabatan PM dihapuskan, dan presiden menjadi jabatan eksekutif yang memiliki kekuasaan eksekutif yang luas.

Jumlah kursi Parlemen akan dinaikkan dari 550 menjadi 600 dan usia pencalonan di Parlemen diturunkan dari 25 menjadi 18 tahun.
Referendum juga menyerukan perubahan pada Dewan Tertinggi Hakim dan Jaksa Penuntut.

4. Erdogan Menang Pilpres Periode 2 Tahun 2018


Pada pilpres Turki 2018, Presiden Erdogan yang diusung Partai Keadilan dan Pembangunan sebagai kandidat petahana berhasil menang. Kemenangan ini memuluskan jalannya untuk berkuasa sebagai presiden periode kedua.

5. Erdogan Menang Pilpres Periode 3 Tahun 2023


Presiden Erdogan kembali menang pilpres Turki, yang membuatnya berkuasa kembali sebagai presiden untuk periode ketiga. Dia mengalahkan rivalnya, Kemal Kilicdaroglu, dengan perolehan suara 52,14%: 47,86%.

“Kami akan memerintah negara selama lima tahun mendatang,” kata Erdogan kepada para pendukungnya yang bersorak sorai dari atas bus di distrik asalnya di Istanbul, seperti dikutip Reuters, Senin (29/5/2023).

“Insya Allah, kami akan layak mendapatkan kepercayaan Anda," katanya lagi.

Kemenangan ini mencatatkan rekor Erdogan sebagai politisi tak terkalahkan di negaranya.

Di mata para pendukungnya, Erdogan adalah pemimpin yang mewakili Islam untuk melawan Barat, meski dia sebenarnya juga sekutu Barat.

Seperti diketahui, Turki adalah anggota NATO meski Erdogan kerap menempuh langkah yang berseberangan dengan aliansi termasuk kenekatan Turki membeli sistem rudal S-400 dari Rusia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved