3 Fakta tentang Kandidat Kepala Staf Gabungan Militer AS Jenderal Charles Q. Brown

Kamis, 25 Mei 2023 - 15:40 WIB
loading...
A A A
Brown pernah membantu membangun dan memimpin kampanye udara melawan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Dia sangat berpengalaman dalam tantangan yang ditimbulkan oleh China. Dan dia memiliki pemahaman yang kuat tentang perspektif NATO.

Dikenal oleh rekan-rekannya sebagai "CQ", pengalaman Brown termasuk mengawasi operasi udara koalisi melawan ISIS dari pangkalan utama Angkatan Udara di Timur Tengah.

Tetapi pengalamannya sebagai komandan Angkatan Udara AS di Pasifik dari 2018 hingga 2020 yang memberinya petunjuk tentang ketegangan dengan militer China yang menguat dengan cepat. Itu akan menjadi kelebihannya sebagai kepala staf gabungan.

Heather Wilson, yang saat itu menjadi sekretaris Angkatan Udara, memuji gaya kepemimpinan dan pengalaman Brown di Pasifik. "Dia bijaksana, dihormati oleh rekan-rekan dan bawahannya, dan akan memberikan kepemimpinan yang mantap dan nasihat yang baik untuk negara ini," katanya kepada Reuters.

2. Dikenal Introvert

3 Fakta tentang Kandidat Kepala Staf Gabungan Militer AS Jenderal Charles Q. Brown

Foto/Reuters

Brown dikenal seorang introvert yang menggambarkan dirinya sendiri yang kepribadian publiknya sangat kontras dengan Kepala Staf Gabungan sebelumnya, Jenderal Angkatan Darat Mark Milley. Miley dikabarkan sebagai jenderal yang cerewet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved