Uni Eropa Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi

Rabu, 22 Juli 2020 - 10:13 WIB
loading...
A A A
Pada momen tertentu, Presiden Prancis Emmanuel Macron sempat memukul meja dengan tangan dikepal sambil menyatakan langkah yang diambil kelompok "oposisi" akan menjerumuskan Eropa pada risiko besar. Namun, kelompok tersebut juga tidak bergeming mengingat mereka merupakan penyumbang dana terbesar dalam kas anggaran UE.

Isu lainnya yang dibahas di meja perundingan ialah sebagian negara mempertanyakan kelancaran pemberian dana agar tidak terhalang perbedaan pandangan, terutama politik. Mereka meminta agar seluruh negara anggota UE menghormati aturan hukum dan perjanjian yang sudah disepakati.

Hungaria dan Polandia juga mengancam akan memveto paket bantuan tersebut jika UE mengadopsi peraturan untuk menahan dana dari negara yang tidak memenuhi prinsip demokrasi. Karena itu, distribusi dana akan dibawahi langsung oleh Komisi Eropa. Seluruh negara anggota juga dapat menurunkan rencana pinjaman jika mereka menginginkan demikian. (Lihat videonya: Miris, Tak Punya HP Anak Pemulung Numpang belajar di rumah Tetangga)

Macron mengatakan kesepakatan ini merupakan momen bersejarah bagi Eropa. "Tidak ada sebelumnya UE menanamkan investasi seperti ini untuk masa yang akan datang," kata PM Belgia, Sophie Wilmes. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved