Serangan Rudal Besar-besaran Rusia Tewaskan 26 Orang di Ukraina
Sabtu, 29 April 2023 - 06:18 WIB
loading...
A
A
A
Secara terpisah, pihak berwenang di wilayah selatan Kherson mengatakan pada Jumat malam bahwa pasukan Rusia menembaki desa Bilozerka, menewaskan seorang wanita berusia 57 tahun dan melukai tiga lainnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengutuk rentetan serangan rudal terbaru Rusia dan berjanji akan memberikan tanggapan.
"Hanya kejahatan mutlak yang dapat melancarkan teror seperti itu terhadap Ukraina," katanya dalam pidato malamnya.
Penasihatnya, Mykhaylo Podolyak, men-tweet: "Jika Anda tidak ingin ini menyebar ke seluruh dunia, beri kami senjata. Banyak senjata. Dan tambahkan sanksi."
Moskow mengatakan telah menargetkan unit cadangan militer Ukraina dan bahwa semua objek yang diperintahkan telah terkena.
Pejabat yang ditunjuk Moskow di Ukraina timur mengatakan bahwa penembakan di Ukraina telah menewaskan sembilan orang, termasuk seorang gadis berusia delapan tahun di kota Donetsk.
Tidak ada korban yang dilaporkan di Ibu Kota Ukraina; Kiev, yang termasuk di antara kota-kota yang menjadi sasaran serangan rudal pada Jumat.
Ibu kota tidak pernah terkena rudal dalam lebih dari 50 hari, meskipun minggu lalu diserang oleh 12 drone buatan Iran, delapan di antaranya ditembak jatuh tanpa menimbulkan korban jiwa.
Ukraina mengatakan secara keseluruhan telah menjatuhkan 21 dari 23 rudal Rusia dan dua drone.
Sistem pertahanan udara negara itu telah didukung dalam beberapa bulan terakhir dengan pengiriman peralatan Barat yang sangat penting untuk upaya perang negara itu.
Serangan baru itu terjadi ketika Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov mengatakan persiapan negaranya untuk melawan posisi Rusia yang mengakar hampir selesai.
Sekutu dan mitra NATO telah memberi Ukraina 1.550 kendaraan lapis baja dan 230 tank untuk membentuk unit dan membantunya merebut kembali wilayah dari pasukan Rusia. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Kamis.
“Peralatan telah dijanjikan, disiapkan, dan sebagian dikirimkan. Secara global, kami siap,” kata Reznikov.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengutuk rentetan serangan rudal terbaru Rusia dan berjanji akan memberikan tanggapan.
"Hanya kejahatan mutlak yang dapat melancarkan teror seperti itu terhadap Ukraina," katanya dalam pidato malamnya.
Penasihatnya, Mykhaylo Podolyak, men-tweet: "Jika Anda tidak ingin ini menyebar ke seluruh dunia, beri kami senjata. Banyak senjata. Dan tambahkan sanksi."
Moskow mengatakan telah menargetkan unit cadangan militer Ukraina dan bahwa semua objek yang diperintahkan telah terkena.
Pejabat yang ditunjuk Moskow di Ukraina timur mengatakan bahwa penembakan di Ukraina telah menewaskan sembilan orang, termasuk seorang gadis berusia delapan tahun di kota Donetsk.
Tidak ada korban yang dilaporkan di Ibu Kota Ukraina; Kiev, yang termasuk di antara kota-kota yang menjadi sasaran serangan rudal pada Jumat.
Ibu kota tidak pernah terkena rudal dalam lebih dari 50 hari, meskipun minggu lalu diserang oleh 12 drone buatan Iran, delapan di antaranya ditembak jatuh tanpa menimbulkan korban jiwa.
Ukraina mengatakan secara keseluruhan telah menjatuhkan 21 dari 23 rudal Rusia dan dua drone.
Sistem pertahanan udara negara itu telah didukung dalam beberapa bulan terakhir dengan pengiriman peralatan Barat yang sangat penting untuk upaya perang negara itu.
Serangan baru itu terjadi ketika Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov mengatakan persiapan negaranya untuk melawan posisi Rusia yang mengakar hampir selesai.
Sekutu dan mitra NATO telah memberi Ukraina 1.550 kendaraan lapis baja dan 230 tank untuk membentuk unit dan membantunya merebut kembali wilayah dari pasukan Rusia. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Kamis.
“Peralatan telah dijanjikan, disiapkan, dan sebagian dikirimkan. Secara global, kami siap,” kata Reznikov.
Lihat Juga :