Kasus Keracunan Siswi Iran Terus Berlanjut, Demo Pecah di Teheran
Minggu, 05 Maret 2023 - 16:46 WIB
loading...
Kasus Keracunan Siswi Iran Terus Berlanjut, Demo Pecah di Teheran. FOTO/Reuters
A
A
A
TEHERAN - Anak-anak sekolah di Iran kembali mengalami keracunan , Sabtu (5/3/2023). Aksi protes pun merebak di ibu kota Teheran, mengecam serangan di tengah kekhawatiran kemungkinan keterlibatan pemerintah.
Sejak November, lusinan sekolah khusus anak perempuan di seluruh Iran telah terpengaruh oleh serangkaian keracunan yang menyebabkan ratusan anak perempuan merasa tidak enak badan. Pihak berwenang awalnya menolak kejadian ini, tetapi baru-baru ini mengakui skala masalahnya.
Baca juga: Presiden Raisi Tuding Musuh Iran Dalangi Keracunan Ratusan Siswi
Gejala yang dilaporkan siswa antara lain sakit kepala, jantung berdebar-debar, lesu, dan tidak mampu bergerak. Beberapa juga menggambarkan aroma yang tidak biasa, seperti jeruk keprok, klorin, atau bahan pembersih.
Kantor berita yang berafiliasi dengan negara melaporkan kasus keracunan di beberapa provinsi pada hari Sabtu, termasuk di Fars, Hamedan, Azerbaijan Barat, dan Alborz.
Sementara kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan, bahwa 27 siswa dari sekolah putri di kota Kavar di provinsi Fars dibawa ke rumah sakit setelah mengalami gejala mual, lemas dan pusing.
Badan itu mengatakan 30 siswa lainnya dari sekolah putri di Orumiyeh di provinsi Azerbaijan Barat dibawa ke pusat kesehatan setelah diracuni. Ditambahkan pula bahwa penyebab keracunan itu tidak diketahui.
Sejak November, lusinan sekolah khusus anak perempuan di seluruh Iran telah terpengaruh oleh serangkaian keracunan yang menyebabkan ratusan anak perempuan merasa tidak enak badan. Pihak berwenang awalnya menolak kejadian ini, tetapi baru-baru ini mengakui skala masalahnya.
Baca juga: Presiden Raisi Tuding Musuh Iran Dalangi Keracunan Ratusan Siswi
Gejala yang dilaporkan siswa antara lain sakit kepala, jantung berdebar-debar, lesu, dan tidak mampu bergerak. Beberapa juga menggambarkan aroma yang tidak biasa, seperti jeruk keprok, klorin, atau bahan pembersih.
Kantor berita yang berafiliasi dengan negara melaporkan kasus keracunan di beberapa provinsi pada hari Sabtu, termasuk di Fars, Hamedan, Azerbaijan Barat, dan Alborz.
Sementara kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan, bahwa 27 siswa dari sekolah putri di kota Kavar di provinsi Fars dibawa ke rumah sakit setelah mengalami gejala mual, lemas dan pusing.
Badan itu mengatakan 30 siswa lainnya dari sekolah putri di Orumiyeh di provinsi Azerbaijan Barat dibawa ke pusat kesehatan setelah diracuni. Ditambahkan pula bahwa penyebab keracunan itu tidak diketahui.
Lihat Juga :