Perang Ukraina Masuki Tahun Kedua, Sekutu Rusia Siapkan Rudal untuk Tempur
Sabtu, 25 Februari 2023 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Pada 18 Februari, Direktorat Utama Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan: "Intelijen Militer Ukraina memantau tindakan pasukan Rusia di wilayah Belarusia sepanjang waktu dan upaya negara teroris untuk melibatkan sepenuhnya Belarusia dalam perang melawan Ukraina."
Saat berbicara dengan ITV News di Inggris, Andrii Cherniak—seorang perwakilan dari Intelijen Pertahanan Ukraina—mengatakan: "Kami melihat bahwa Belarusia tampaknya mendukung Rusia, dan pada saat yang sama berusaha menahan diri untuk tidak bergabung dalam perang dengan segala cara yang memungkinkan. Kami juga melihat betapa Rusia menekan mereka."
Pembaruan Intelijen Pertahanan Ukraina mencatat bahwa militer Belarusia kemungkinan dipaksa untuk mengikuti perintah Presiden Alexander Lukashenko dan mungkin terlibat dalam invasi ke Ukraina.
Beberapa hari sebelum pembaruan dari Kementerian Pertahanan Ukraina, Lukashenko mengadakan konferensi pers di mana dia berbicara tentang perang di Ukraina dan apakah dia akan bergabung dengan sekutunya, Putin, dalam perang tersebut.
"Saya siap untuk berperang bersama dengan Rusia dari wilayah Belarusia hanya dalam satu keadaan—jika setidaknya satu tentara dari sana [Ukraina] datang ke wilayah Belarusia untuk membunuh rakyat saya," kata Lukashenko, seperti dikutip kantor berita BelTA.
"Jika mereka melakukan agresi terhadap Belarusia, jawabannya akan sangat kejam."
Saat berbicara dengan ITV News di Inggris, Andrii Cherniak—seorang perwakilan dari Intelijen Pertahanan Ukraina—mengatakan: "Kami melihat bahwa Belarusia tampaknya mendukung Rusia, dan pada saat yang sama berusaha menahan diri untuk tidak bergabung dalam perang dengan segala cara yang memungkinkan. Kami juga melihat betapa Rusia menekan mereka."
Pembaruan Intelijen Pertahanan Ukraina mencatat bahwa militer Belarusia kemungkinan dipaksa untuk mengikuti perintah Presiden Alexander Lukashenko dan mungkin terlibat dalam invasi ke Ukraina.
Beberapa hari sebelum pembaruan dari Kementerian Pertahanan Ukraina, Lukashenko mengadakan konferensi pers di mana dia berbicara tentang perang di Ukraina dan apakah dia akan bergabung dengan sekutunya, Putin, dalam perang tersebut.
"Saya siap untuk berperang bersama dengan Rusia dari wilayah Belarusia hanya dalam satu keadaan—jika setidaknya satu tentara dari sana [Ukraina] datang ke wilayah Belarusia untuk membunuh rakyat saya," kata Lukashenko, seperti dikutip kantor berita BelTA.
"Jika mereka melakukan agresi terhadap Belarusia, jawabannya akan sangat kejam."
Lihat Juga :