Spesifikasi UH-60 Black Hawk AS yang Melantai di Pangkalan AD Ukraina

Kamis, 23 Februari 2023 - 15:00 WIB
loading...
Spesifikasi UH-60 Black...
Spesifikasi UH-60 Black Hawk AS yang Melantai di Pangkalan AD Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Helikopter UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) kini telah diterjunkan untuk mengisi armada tempur Ukraina . Pengiriman helikopter ini datang tanpa pemberitahuan lantaran UH-60 Black Hawk tidak termasuk dalam paket bantuan manapun dan belum pernah disebutkan oleh pejabat AS maupun Ukraina.

Dalam unggahan twitter @DI_Ukraine, memperlihatkan helikopter hitam bercorak biru dan sedikit putih dilengkapi dengan bendera ukraina. Menurut Eurasiantimens, desain ini mirip dengan UH-60A yang pernah diterbangkan oleh Ace Aeronautics, LLC, sebuah perusahaan AS yang berkantor pusat di Guntersville, Alabama.

Baca: Bikin Heboh, Ukraina Pamer Helikopter Canggih UH-60 Black Hawk

Beberapa orang berspekulasi itu bisa jadi helikopter yang sebelumnya dibeli dari stok Angkatan Darat AS dan diperbarui untuk kepentingan perusahaan Amerika Ace Aeronautics, LLC.

Black Hawk sendiri telah banyak memiliki pengalaman di berbagai operasi khusus. Terutama ketika membantu Angkatan Darat AS melakukan misi di Afghanistan.

Helikopter UH-60 Black Hawk adalah pesawat angkut menengah dan serbu udara utama Angkatan Darat AS bermesin ganda. UH-60 Black Hawk dilengkapi dengan rotor 4 bilah tunggal dan rotor ekor 4 bilah tunggal.

Dua mesin yang diusung adalah turboshaft General Electric T700-GE-701 dengan masing-masing memiliki 1.560 tenaga kuda. Kendaraan besutan Sikorsky ini mampu mengangkut empat awak yang terdiri dari pilot, co-pilot, dan dua kepala kru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved