AS Longgarkan Sanksi untuk Percepat Pengiriman Bantuan Korban Gempa Suriah

Minggu, 12 Februari 2023 - 14:40 WIB
loading...
AS Longgarkan Sanksi...
AS Longgarkan Sanksi untuk Percepat Pengiriman Bantuan Korban Gempa Suriah. FOTO/Reuters
A A A
LONDON - Amerika Serikat (AS) telah melonggarkan sanksi terhadap Suriah . Langkah ini diambil untuk mempercepat pengiriman bantuan ke barat laut negara itu, yang hampir tidak menerima bantuan kemanusiaan sejak gempa bumi awal pekan ini.

Departemen Keuangan AS mengeluarkan pengecualian 180 hari untuk "transaksi yang terkait dengan bantuan gempa". Tetapi, analis mengatakan kepada The Guardian, langkah tersebut akan memiliki dampak praktis yang kecil di wilayah yang rusak parah akibat konflik dan sebagian besar berada di bawah kendali oposisi.

Baca: Dahsyatnya Kekuatan Gempa Turki-Suriah Setara 500 Bom Nuklir

“Saya tidak berpikir ini akan tiba-tiba membuka pintu air dan memungkinkan akses dan pengiriman kemanusiaan tanpa hambatan di Suriah,” kata Delaney Simon, analis senior di program AS International Crisis Group.

“Ada terlalu banyak masalah akses lainnya. Tapi, saya berharap lisensi tersebut akan meredakan kekhawatiran penyedia keuangan, sektor swasta, dan aktor lainnya, untuk menunjukkan kepada mereka bahwa sanksi tidak akan menjadi risiko bagi mereka untuk terlibat di Suriah,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan AS, Wally Adeyemo mengatakan pemerintah AS "tidak akan menghalangi upaya penyelamatan nyawa rakyat Suriah."

Menurutnya, AS memperhatikan bahwa sanksi sudah berisi "pengecualian yang kuat" untuk upaya kemanusiaan. “Amandemen sementara tersebut merupakan "lisensi umum menyeluruh" untuk semua upaya bantuan gempa,” kata Adeyemo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved