India Tambah Lagi Drone Heron dan Rudal Anti-Tank Spike dari Israel

Rabu, 15 Juli 2020 - 16:01 WIB
loading...
India Tambah Lagi Drone...
Drone Heron buatan Israel memperkuat militer India. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - Setelah terlibat bentrok mematikan dengan China di Ladakh timur, India berencana memperkuat kemampuan pengintaian dan persenjataan.

India pun memesan drone pengintai Heron dan rudal kendali anti-tank Spike dari Israel dengan pendanaan darurat oleh pemerintah.

Heron saat ini telah digunakan Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Angkatan Darat India. Kini drone itu sudah digunakan Angkatan Darat dan Angkatan Udara di sektor Ladakh.

"Ada kebutuhan akuisisi Heron untuk menambah armada drone yang sudah ada demi memenuhi kebutuhan armada Angkatan Udara kami. Kami berencana memesan drone itu," papar sumber pemerintah pada India Times.

Sumber itu tidak menjelaskan berapa banyak drone yang kini dipesan lagi oleh India.

Heron telah digunakan selama beberapa tahun oleh militer India. Drone itu dapat terbang selama lebih dari dua hari untuk melakukan pemantauan dari ketinggian lebih dari 10 km.

Kini militer India juga ingin memiliki drone yang dilengkapi senjata untuk memperkuat armada drone tempur dalam Proyek Cheetah yang dipimpin Angkatan Udara India.

Angkatan Darat juga memesan lebih banyak rudal kendali anti-tank Spike. Sebelumnya, Angkatan Darat telah memiliki 12 peluncur dan 200 rudal Spike.

"Kami berencana mengakuisisi lebih banyak rudal anti-tank ini untuk mengatasi semua ancaman dari resimen bersenjata musuh," papar sumber itu. (Baca Juga: Qatar Negara Paling Aman di Dunia, Enam Tahun Berturut-turut)

India juga sedang mengembangkan Rudal Kendali Anti Tank Portabel Manusia (MP-ATGM) sebanyak lebih dari 50.000 rudal yang dibutuhkan unit Infantri. (Lihat Infografis: 8 Angkatan Laut Terkuat di Dunia, Empat Berasal dari Asia)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved