MA Brazil Beri Lampu Hijau Penyelidikan Terhadap Bolsonaro
Selasa, 28 April 2020 - 14:51 WIB
loading...
Presiden Brazil Jair Bolsonaro. Foto/Economic Times
A
A
A
BRASILIA - Mahkamah Agung Brazil telah memerintahkan pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan terhadap tuduhan bahwa Presiden Jair Bolsonaro berusaha mempengaruhi polisi federal. Penyelidikan ini bisa berujung pada pengadilan terhadap pemimpin sayap kanan itu.
Hakim MA Brazil mengesahkan penyelidikan atas klaim bahwa Bolsonaro telah berusaha "mengganggu" penyelidikan polisi. Tuduhan itu diajukan oleh mantan Menteri Kehakiman Brazil Sergio Moro. Jika terbukti kredibel, investigasi berpotensi menghasilkan tuntutan pidana terhadap Bolsonaro.
Keputusan pengadilan memberi polisi federal 60 hari untuk memeriksa Moro tentang klaimnya.
"Kejahatan yang diduga dilakukan oleh Presiden Republik tampaknya memiliki hubungan intim dengan pelaksanaan mandat presiden, yang memungkinkan dilakukannya investigasi," bunyi pendapat hakim seperti dikutip dari DW, Selasa (28/4/2020).
Sebelumnya pada Jumat pekan lalu, Moro mengumumkan bahwa ia mengundurkan diri dari jabatannya setelah Bolsonaro memecat kepala polisi federal. Ia menuduh presiden melakukan campur tangan politik dan mengatakan ia tidak bisa melakukan tugasnya tanpa otonomi untuk pasukan itu.
Hakim MA Brazil mengesahkan penyelidikan atas klaim bahwa Bolsonaro telah berusaha "mengganggu" penyelidikan polisi. Tuduhan itu diajukan oleh mantan Menteri Kehakiman Brazil Sergio Moro. Jika terbukti kredibel, investigasi berpotensi menghasilkan tuntutan pidana terhadap Bolsonaro.
Keputusan pengadilan memberi polisi federal 60 hari untuk memeriksa Moro tentang klaimnya.
"Kejahatan yang diduga dilakukan oleh Presiden Republik tampaknya memiliki hubungan intim dengan pelaksanaan mandat presiden, yang memungkinkan dilakukannya investigasi," bunyi pendapat hakim seperti dikutip dari DW, Selasa (28/4/2020).
Sebelumnya pada Jumat pekan lalu, Moro mengumumkan bahwa ia mengundurkan diri dari jabatannya setelah Bolsonaro memecat kepala polisi federal. Ia menuduh presiden melakukan campur tangan politik dan mengatakan ia tidak bisa melakukan tugasnya tanpa otonomi untuk pasukan itu.
Lihat Juga :