Balon Mata-matanya Intai Situs Senjata Nuklir AS, China Sebut Kesasar

Sabtu, 04 Februari 2023 - 08:06 WIB
loading...
Balon Mata-matanya Intai...
China sebut balon mata-matanya yang terbang di atas wilayah AS, termasuk di atas situs senjata nuklir, adalah insiden kesasar. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Pemerintah China akui balon mata-mata yang terbang di atas wilayah Amerika Serikat (AS) , termasuk mengintai situs senjata nuklir, adalah miliknya. Namun Beijing berdalih balon itu kesasar ke wilayah Amerika.

Kementerian Luar Negeri China pada Jumat malam mengatakan balon raksasa itu adalah "pesawat" untuk keperluan meteorologi sipil dan ilmiah lainnya.

Kementerian itu menyampaikan penyesalan bahwa balon itu bisa kesasar hingga ke wilayah udara AS.

Baca juga: Heboh, Balon Mata-mata China saat Ini Terbang di Atas AS

Para pejabat AS pada hari Kamis mengatakan balon mata-mata China telah terbang di atas daratan Amerika Serikat selama beberapa hari, termasuk di atas Montana yang merupakan situs rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman III berhulu ledak nuklir.

Para pejabat tersebut menggambarkan insiden itu sebagai tindakan kurang ajar karena terjadi hanya beberapa hari sebelum perjalanan yang direncanakan ke Beijing oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Blinken dilaporkan menangguhkan kunjungannya gara-gara insiden balon mata-mata China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved