Kisah dan 5 Fakta Pembunuhan Franz Ferdinand yang Memicu Perang Dunia I

Jum'at, 20 Januari 2023 - 23:50 WIB
loading...
A A A
Pembunuh Franz Ferdinand adalah seorang anak muda dari kalangan Nasionalis Slavia Selatan bernama Gavrilo Princip. Princip lahir pada 25 Juli 1894 di Obljaj, Bosnia.

Princip mendapat pelatihan teroris dari Ujedinjenje ili Smrt (Penyatuan atau Kematian), yaitu perkumpulan rahasia Serbia yang lebih dikenal dengan sebutan “Tangan Hitam”.

Princip membunuh Franz Ferdinand menggunakan pistol Browning. Kala itu, usianya baru 19 tahun.

Seusai menembak sasarannya, Princip memiliki niat untuk menghabisi nyawanya sendiri, meski akhirnya dia dapat ditangkap.

Atas perbuatannya, Princip dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Namun, Princip meninggal pada 28 April 1918 di Theresienstadt, Austria karena penyakit tuberkulosis.

5. Pemicu Perang

Setelah pembunuhan Franz Ferdinand, seluruh Austro-Hongaria dilanda protes dan kerusuhan anti-Serbia. Tak butuh waktu lama bagi Austria-Hongaria untuk mengambil tindakan balasan terhadap Serbia, yang dianggap berada di balik pembunuhan Franz Ferdinand.

Pada 28 Juli, Austro-Hongaria menyatakan perang terhadap Serbia. Genderang perang pun bergema hingga meluas ke negara lain.

Rusia memberi dukungan kepada Serbia. Sementara Austro-Hongaria mendapat perlindungan dari Jerman.

Prancis, sebagai sekutu Rusia, turut bergabung dalam arena dengan menyatakan perang terhadap Jerman.

Saat Jerman berhasil menduduki Inggris, direspons oleh Inggris dengan menyatakan perang terhadap Jerman.

Perang Dunia I pun berlangsung pada 1914-1918 dan menjadi salah satu konflik paling mematikan dalam sejarah dunia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Berita Terkini
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved