Intel AS Sebut Putin Disesatkan Militer Rusia, Ini Kata Kremlin
Kamis, 31 Maret 2022 - 20:52 WIB
Kremlin menyebut AS tidak mengerti Presiden Rusia Vladimir Putin setelah pejabat Gedung Putih menyebut presiden Rusia itu disesatkan oleh militernya. Foto/Sky News
MOSKOW - Pernyataan intelijen Amerika Serikat (AS) bahwa penasihat Presiden Vladimir Putin takut untuk mengatakan kebenaran tentang kampanye militer Rusia di Ukraina menunjukkan betapa Washington hanya tahu sedikit tentang orang nomor satu Rusia itu atau Moskow.
Hal itu diungkapkan oleh Kremlin menanggapi pernyataan pejabat Gedung Putih bahwa Putin telah disesatkan oleh para penasihatnya terkait betapa buruknya konflik di Ukraina atau seberapa parah sanksi Barat menghantam Rusia.
"Kami menyesal - dan, pada kenyataannya, ini bahkan mungkin menimbulkan kekhawatiran kami - ternyata baik Departemen Luar Negeri maupun Pentagon tidak memiliki informasi nyata tentang apa yang terjadi di Kremlin," kata juru bicara Putin, Dmitry Peskov, seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (31/3/2022).
Kemajuan Rusia telah dihentikan di banyak wilayah oleh perlawanan keras dari pasukan Ukraina, dan belum menguasai kota besar, sementara ribuan tentara dan warga sipil telah tewas.
Direktur komunikasi Gedung Putih Kate Bedingfield mengatakan kepada wartawan bahwa Rusia telah membuat "kesalahan strategis" dan kurangnya pelaporan yang akurat telah menyebabkan "ketegangan terus-menerus antara Putin dan kepemimpinan militernya."
Baca juga: Intel AS: Putin Disesatkan Militer Rusia dalam Invasi ke Ukraina
Hal itu diungkapkan oleh Kremlin menanggapi pernyataan pejabat Gedung Putih bahwa Putin telah disesatkan oleh para penasihatnya terkait betapa buruknya konflik di Ukraina atau seberapa parah sanksi Barat menghantam Rusia.
"Kami menyesal - dan, pada kenyataannya, ini bahkan mungkin menimbulkan kekhawatiran kami - ternyata baik Departemen Luar Negeri maupun Pentagon tidak memiliki informasi nyata tentang apa yang terjadi di Kremlin," kata juru bicara Putin, Dmitry Peskov, seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (31/3/2022).
Kemajuan Rusia telah dihentikan di banyak wilayah oleh perlawanan keras dari pasukan Ukraina, dan belum menguasai kota besar, sementara ribuan tentara dan warga sipil telah tewas.
Direktur komunikasi Gedung Putih Kate Bedingfield mengatakan kepada wartawan bahwa Rusia telah membuat "kesalahan strategis" dan kurangnya pelaporan yang akurat telah menyebabkan "ketegangan terus-menerus antara Putin dan kepemimpinan militernya."
Baca juga: Intel AS: Putin Disesatkan Militer Rusia dalam Invasi ke Ukraina
Lihat Juga :