Kim Jong-un Sebut K-Pop 'Kanker Ganas' yang Mengancam Budaya Korut

Jum'at, 11 Juni 2021 - 22:47 WIB
Pemimpin Korut Kim Jong-un menyebut K-Pop sebagai kanker ganas yang mengancam budaya Korut. Foto/Business Insider
SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menyebut K-Pop sebagai "kanker ganas" dan menggambarkannya sebagai ancaman bagi negaranya. Pernyataan itu dilontarkan Kim Jong-un sebagai bagian dari kampanye yang lebih luas terhadap genre musik yang berasal dari Korea Selatan (Korsel) itu.

"Itu (K-Pop) merusak pakaian, gaya rambut, pidato, perilaku orang Korea Utara," kata diktator muda Korut itu seperti dikutip Business Insider dari The New York Times, Jumat (11/6/2021).



The New York Times melaporkan bahwa media pemerintah mengatakan hal itu bisa membuat Korut hancur seperti tembok yang lembab.

Insider sebelumnya melaporkan bahwa Korut telah memberlakukan kebijakan untuk menangkal pengaruh budaya asing.

Sebelumnya, Kim Jong-un dilaporkan telah melarang rakyatnya mengenakan skinny jeans dan bergaya rambut mullet sebagai upaya untuk mengendalikan kaum muda di negaranya.

Kim Jong-un dilaporkan takut akan pengaruh Barat yang "dekaden" pada pemuda negara itu—di tengah kekhawatiran hal itu dapat menyebabkan runtuhnya rezimnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!