Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:49 WIB
Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu Kepala Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir. Foto/anadolu
TEHERAN - Iran mengatakan sekelompok garis keras yang "sesat" telah mencoba merusak negosiasi dengan menembaki kapal-kapal komersial awal pekan ini. Pernyataan itu diungkap para pejabat senior Amerika Serikat kepada CBS News.

Seorang pejabat mengatakan kepada jaringan TV AS, “Mereka [orang Iran] kembali ke meja perundingan dan berkata, ‘Kami telah membuat kesalahan. Kami telah melakukan kesalahan. Mari kita lanjutkan pembicaraan.’”



Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif telah menyampaikan "keprihatinan mendalamnya" kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas peningkatan ketegangan baru-baru ini.

Dalam percakapan telepon dengan Pezeshian, Sharif menekankan “kebutuhan mendesak untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas regional” dan “pentingnya menjunjung tinggi komitmen yang telah disepakati berdasarkan MoU yang ditandatangani AS dan Iran bulan lalu.”

Pakistan telah menjadi fasilitator utama pembicaraan antara Washington dan Teheran.

Adapun Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah tiba di ibu kota Oman, Muscat, untuk melakukan pembicaraan, demikian dilaporkan kantor berita semi-resmi Tasnim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!