Perundingan Gagal, AS-Israel dan Iran Akan Perang Lagi?
Minggu, 12 April 2026 - 12:17 WIB
Menjadi tuan rumah pembicaraan yang berlangsung di tengah gencatan senjata yang rapuh di wilayah Teluk, Pakistan menegaskan bahwa kedua belah pihak harus menjunjung tinggi perjanjian gencatan senjata.
Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mengatakan, "Pakistan telah dan akan terus memainkan perannya untuk memfasilitasi keterlibatan dan dialog antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat di hari-hari mendatang."
Presiden AS Donald Trump mengatakan AS telah menang "secara militer", dengan pasukan Iran yang telah dihancurkan. Dia juga memperingatkan bahwa dukungan China untuk Iran dalam perang akan menimbulkan masalah bagi Beijing.
Perkembangan ini terjadi bahkan ketika AS mengeklaim dua kapal perangnya memasuki Selat Hormuz yang kritis untuk membersihkan ranjau yang dipasang oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran. Namun, Iran membantah klaim tersebut.
Iran menegaskan kembali bahwa kapal militer apa pun yang memasuki selat tersebut akan "dihukum dengan kejam".
Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mengatakan, "Pakistan telah dan akan terus memainkan perannya untuk memfasilitasi keterlibatan dan dialog antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat di hari-hari mendatang."
Presiden AS Donald Trump mengatakan AS telah menang "secara militer", dengan pasukan Iran yang telah dihancurkan. Dia juga memperingatkan bahwa dukungan China untuk Iran dalam perang akan menimbulkan masalah bagi Beijing.
Perkembangan ini terjadi bahkan ketika AS mengeklaim dua kapal perangnya memasuki Selat Hormuz yang kritis untuk membersihkan ranjau yang dipasang oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran. Namun, Iran membantah klaim tersebut.
Iran menegaskan kembali bahwa kapal militer apa pun yang memasuki selat tersebut akan "dihukum dengan kejam".
(mas)
Lihat Juga :