Trump Klaim Netanyahu akan Kurangi Serangan di Lebanon
Jum'at, 10 April 2026 - 20:30 WIB
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia telah meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengurangi pemboman di Lebanon. Saat ini negara-negara Teluk dan beberapa anggota NATO bersikeras gencatan senjata di wilayah tersebut harus menjadi bagian dari gencatan senjata yang lebih luas dengan Iran.
Terlepas dari pernyataan Trump, media Lebanon melaporkan serangan Israel di seluruh negeri pada Jumat pagi.
Diperkirakan 1.800 orang telah tewas dalam serangan Israel di Lebanon sejak awal eskalasi di Timur Tengah, dengan lebih dari 300 orang tewas pada hari Rabu saja. Serangan tersebut memicu protes publik yang signifikan, termasuk dari sekutu AS di Uni Eropa.
Iran bersikeras pertempuran di Lebanon harus dihentikan sebagai bagian dari kerangka gencatan senjata dua minggu dengan AS – sesuatu yang ditentang Washington dan negara Zionis tersebut.
Terlepas dari pernyataan Trump, media Lebanon melaporkan serangan Israel di seluruh negeri pada Jumat pagi.
Diperkirakan 1.800 orang telah tewas dalam serangan Israel di Lebanon sejak awal eskalasi di Timur Tengah, dengan lebih dari 300 orang tewas pada hari Rabu saja. Serangan tersebut memicu protes publik yang signifikan, termasuk dari sekutu AS di Uni Eropa.
Iran bersikeras pertempuran di Lebanon harus dihentikan sebagai bagian dari kerangka gencatan senjata dua minggu dengan AS – sesuatu yang ditentang Washington dan negara Zionis tersebut.
Lihat Juga :