Arab Saudi Usir Atase Militer dan 4 Staf Kedutaan Besar Iran
Minggu, 22 Maret 2026 - 12:30 WIB
Pejalan kaki melintasi Kedutaan Besar Iran di Riyadh, Arab Saudi. Foto/arab weekly
RIYADH - Arab Saudi memberi atase militer Iran dan staf kedutaan waktu 24 jam untuk meninggalkan kerajaan karena "serangan berulang Iran" di wilayahnya. Kementerian Luar Negeri Saudi mengatakan mereka telah menyatakan persona non grata terhadap "atase militer Kedutaan Besar Republik Islam Iran untuk Kerajaan, asisten atase militer, dan tiga anggota staf misi".
Langkah ini terjadi di tengah perang AS-Israel melawan Iran, yang telah menyebabkan Teheran menargetkan Arab Saudi dan negara-negara tetangganya di Teluk yang menampung aset militer AS dengan serangan yang semakin merusak terhadap pusat-pusat sipil dan fasilitas energi, melepaskan kekacauan di seluruh wilayah dan mengguncang pasar energi global.
Arab Saudi, yang memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar kedua di dunia, telah diserang oleh ratusan rudal dan drone Iran sejak awal perang, sebagian besar di antaranya telah dicegat, kata pihak berwenang.
Di antara serangan-serangan tersebut, fasilitas energi di timur Arab Saudi telah berulang kali menjadi sasaran, begitu pula ibu kota, Riyadh, tempat kedutaan besar AS dihantam oleh dua drone awal bulan ini.
Langkah ini terjadi di tengah perang AS-Israel melawan Iran, yang telah menyebabkan Teheran menargetkan Arab Saudi dan negara-negara tetangganya di Teluk yang menampung aset militer AS dengan serangan yang semakin merusak terhadap pusat-pusat sipil dan fasilitas energi, melepaskan kekacauan di seluruh wilayah dan mengguncang pasar energi global.
Arab Saudi, yang memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar kedua di dunia, telah diserang oleh ratusan rudal dan drone Iran sejak awal perang, sebagian besar di antaranya telah dicegat, kata pihak berwenang.
Di antara serangan-serangan tersebut, fasilitas energi di timur Arab Saudi telah berulang kali menjadi sasaran, begitu pula ibu kota, Riyadh, tempat kedutaan besar AS dihantam oleh dua drone awal bulan ini.
Lihat Juga :