Pandemi COVID-19, PM dan Seluruh Menteri New Zealand Potong Gaji 6 Bulan

Rabu, 15 April 2020 - 11:11 WIB
Perdana Menteri New Zealand Jacinda Ardern. Foto/REUTERS/Martin Hunter
WELLINGTON - Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern dan seluruh menteri New Zelanad atau Selandia Baru dipotong gajinya 20 persen untuk enam bulan ke depan. Keputusan ini untuk mencerminkan kondisi ekonomi yang sulit selama pandemi virus corona baru, COVID-19.

PM Ardern mengumumkan bahwa kabinetnya akan menerima pemotongan gaji tersebut. "Saya benar-benar menerima ini," katanya. "Bagi kami ini tentang kepemimpinan," katanya lagi, Rabu (15/4/2020).



"Ini merupakan pengakuan atas pukulan yang diterima banyak warga Selandia Baru saat ini," paparnya, seperti dikutip news.com.au.

Pemotongan gaji akan memengaruhi setiap menteri, serta kepala eksekutif dalam pelayanan publik.

Setelah diberitahu tentang keputusan itu, pemimpin oposisi; Simon Bridges, juga mengajukan diri untuk potong gaji 20 persen.

Ardern adalah salah satu pemimpin dunia dengan bayaran tertinggi, di mana gaji tahunan mencapai NZD470.000 (Rp4,4 miliar).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!