Hamas Menolak Gencatan Senjata Jangka Pendek di Gaza
Jum'at, 01 November 2024 - 00:01 WIB
Tentara Israel menyerbu wilayah di Tepi Barat. Foto/X
JALUR GAZA - Seorang pejabat senior Hamas mengatakan kelompok itu menolak setiap usulan penghentian sementara pertempuran di Gaza yang telah berlangsung selama lebih dari setahun dan bersikeras pada gencatan senjata yang langgeng.
“Ide tentang jeda sementara dalam perang, hanya untuk melanjutkan agresi di kemudian hari, adalah sesuatu yang telah kami sampaikan dalam posisi kami. Hamas mendukung penghentian perang secara permanen, bukan yang sementara,” tegas Taher al-Nunu, pemimpin senior gerakan itu, kepada AFP.
Para mediator yang berusaha menjadi perantara gencatan senjata di Gaza diperkirakan akan mengusulkan gencatan senjata “kurang dari sebulan” kepada Hamas, menurut seorang sumber yang mengetahui pembicaraan itu kepada AFP pada hari Rabu (30/10/2024).
Sementara itu, Hamas mengatakan serangan Israel terbaru terhadap Tulkarem di Tepi Barat yang diduduki dan pembunuhan terhadap pejabat seniornya Hussam al-Mallah tidak akan menghentikan perlawanan Palestina.
“Ide tentang jeda sementara dalam perang, hanya untuk melanjutkan agresi di kemudian hari, adalah sesuatu yang telah kami sampaikan dalam posisi kami. Hamas mendukung penghentian perang secara permanen, bukan yang sementara,” tegas Taher al-Nunu, pemimpin senior gerakan itu, kepada AFP.
Para mediator yang berusaha menjadi perantara gencatan senjata di Gaza diperkirakan akan mengusulkan gencatan senjata “kurang dari sebulan” kepada Hamas, menurut seorang sumber yang mengetahui pembicaraan itu kepada AFP pada hari Rabu (30/10/2024).
Sementara itu, Hamas mengatakan serangan Israel terbaru terhadap Tulkarem di Tepi Barat yang diduduki dan pembunuhan terhadap pejabat seniornya Hussam al-Mallah tidak akan menghentikan perlawanan Palestina.
Lihat Juga :