alexametrics

Uni Eropa Mulai Berlakukan Langkah Balasan Terhadap Berbagai Produk AS

Uni Eropa Mulai Berlakukan Langkah Balasan Terhadap Berbagai Produk AS
Uni Eropa Mulai Berlakukan Langkah Balasan Terhadap Berbagai Produk AS. picture-alliance/dpa/C. Charisius
A+ A-
Komisi Eropa mengatakan, daftar produk AS yang dikenakan tarif impor di Uni Eropa mulai diberlakukan hari Jumat, 22 Juni 2018. Daftar itu sudah disetujui negara-negara anggota Uni Eropa 1 Juni lalu, sebagai langkah balasan terhadap tarif impor tambahan yang dikenakan pemerintahan Donald Trump terhadap produk baja dan alumiunium dari Uni Eropa.

"Kami tidak ingin berada dalam posisi ini," kata Komisaris Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom dalam sebuah pernyataan.

"Namun, keputusan unilateral dan tidak adil dari Amerika Serikat untuk memberlakukan tarif baja dan aluminium dari Uni Eropa membuat kami tidak punya pilihan lain," tambahnya.

'Berdiam diri bukan opsi'

Langkah balasan yang disepakati Uni Eropa pada tahap awal menargetkan barang-barang impor dari AS senilai 3,2 miliar dolar AS. Sebagian besar terkena tarif impor tambahan sebesar 25 persen.

Produk-produk yang terkena tarif impor tambahan itu mulai dari hasil pertanian, seperti beras dan jus jeruk, hingga jeans, minuman bourbon, sepeda motor dan berbagai produk baja. Uni Eropa juga mengajukan kasus tarif impor di AS ke Organisasi Perdagangan Dunia WTO sebagai aduan.

"Aturan perdagangan internasional yang telah kami kembangkan selama bertahun-tahun bersama Amerika Serikat tidak dapat dilanggar, tanpa adanya reaksi dari pihak kami," kata Cecilia Malmstrom.

Perang dagang terbuka

Selanjutnya Cecilia Malmstrom mengatakan, langkah balasan Uni Eropa "terukur, proporsional dan sepenuhnya sejalan dengan aturan WTO." Uni Eropa telah melaporkan langkah itu ke WTO.

Selain Uni Eropa, Kanada dan Meksiko sebelumnya sudah mengumumkan tindakan balasan mereka. Beberapa hari lalu, Cina juga mengumumkan penerapan tarif impor kepada AS, setelah AS memberlakukan tarif impor tambahan terhadap berbagai produk Cina. Pemerintah AS menyatakan, jika Uni Eropa menerapkan langkah balasan, AS juga akan bereaksi, antara lain dengan mengenakan tarif tambahan terhadap kendaraan impor dari Eropa. Langkah ini terutama akan menyulitkan perusahaan otomotif Jerman, seperti Mercedes dan BMW.

Sengketa dagang saat ini membangkitkan kekhawatiran akan terjadi perang dagang yang lebih besar lagi, jika tidak ada upaya serius untuk meredamnya. Presiden AS Donald Trump menuduh Uni Eropa, Cina, Kanada dan Meksiko menikmati surplus perdagangan yang terlalu besar dengan AS dan menuntut hubungan dagang "yang lebih adil".
hp/vlz
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top