Dokter di Inggris Koleksi 1,2 Juta Gambar tak Senonoh
Sabtu, 01 November 2014 - 17:02 WIB
Dokter di Inggris Koleksi 1,2 Juta Gambar tak Senonoh
A
A
A
MANCHESTER - Dokter di Inggris, Raza Laskar, terancam hukuman penjara setelah mengoleksi 1,2 juta gambar tak senonoh. Dia mengakui membuat katalog pelanggaran seks anak.
Raza Laskar adalah seorang dokter anak yang bekerja di sebuah rumah sakit di Greater Manchester. Dokter itu juga mengaku bertemu seorang anak berusia 15 tahun di sebuah hotel dan mereka aksi asusila anak itu.
Menurut kepolisian setempat, ada 12 anak laki-laki berusia di bawah 16 tahunditemukan menjadi “korban” dokter itu. Namun, polisi meyakini, jumlah anak yang jadi korban jauh lebih banyak, mengingat koleksi gambar tak senonoh sang dokter hingga sebanyak itu.
Gambar-gambar itu ditemukan polisi di komputer dan ponsel. Namun, menurut polisi para korban bukan pasien rumah sakit, tempat dokter itu bekerja.
Dokter berusia 32 tahun itu mengaku bersalah atas 31 tuduhan. Katalog online berisi gambar tak senonoh yang dibuat Raza Laskar dianggap menghasut anak untuk melakukan tindakan seksual.
Pejabat kepolisian setempat, Inspektur Theresa Carter mengeluarkan permohonan kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya saat mengakses internet. Aksi dokter itu juga mengejutkan detektif.
”Hal ini sangat penting, di era digital ini di mana bahkan anak-anak sekolah memiliki akses internet di telapak tangan mereka. Mereka tahu tentang sisi gelap dari website,” kata Carter.
Menurut laporan Mirror, semalam (31/10/2014), Raza Laskar ditangkap pada bulan April 2014, setelah Badan Kejahatan Nasional memperingatkan ada 1.605 file gambar tak senonoh anak-anak tersebar ke internet.
Raza Laskar adalah seorang dokter anak yang bekerja di sebuah rumah sakit di Greater Manchester. Dokter itu juga mengaku bertemu seorang anak berusia 15 tahun di sebuah hotel dan mereka aksi asusila anak itu.
Menurut kepolisian setempat, ada 12 anak laki-laki berusia di bawah 16 tahunditemukan menjadi “korban” dokter itu. Namun, polisi meyakini, jumlah anak yang jadi korban jauh lebih banyak, mengingat koleksi gambar tak senonoh sang dokter hingga sebanyak itu.
Gambar-gambar itu ditemukan polisi di komputer dan ponsel. Namun, menurut polisi para korban bukan pasien rumah sakit, tempat dokter itu bekerja.
Dokter berusia 32 tahun itu mengaku bersalah atas 31 tuduhan. Katalog online berisi gambar tak senonoh yang dibuat Raza Laskar dianggap menghasut anak untuk melakukan tindakan seksual.
Pejabat kepolisian setempat, Inspektur Theresa Carter mengeluarkan permohonan kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya saat mengakses internet. Aksi dokter itu juga mengejutkan detektif.
”Hal ini sangat penting, di era digital ini di mana bahkan anak-anak sekolah memiliki akses internet di telapak tangan mereka. Mereka tahu tentang sisi gelap dari website,” kata Carter.
Menurut laporan Mirror, semalam (31/10/2014), Raza Laskar ditangkap pada bulan April 2014, setelah Badan Kejahatan Nasional memperingatkan ada 1.605 file gambar tak senonoh anak-anak tersebar ke internet.
(mas)