Tragedi MH370 Janggal, CIA Sembunyikan Sesuatu

Selasa, 20 Mei 2014 - 10:24 WIB
Tragedi MH370 Janggal,...
Tragedi MH370 Janggal, CIA Sembunyikan Sesuatu
A A A
KUALA LUMPUR-Tokoh berpengaruh di partai berkuasa Malaysia, Mahathir Mohamad, mengklaim, Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat (AS) sedang menyembunyikan informasi penting terkait tragedi pesawat Malaysia Airlines MH370. Mahathir merasa kecelakaan pesawat itu janggal.

Mahathir yang merupakan bekas Perdana Menteri Malaysia, mengatakan pencarian pesawat MH370 di lepas pantai Australia Barat atau di Samudera Hindia selatan adalah pekerjaaan yang membuang-buang waktu dan uang. (Baca: Terungkap, Militer Malaysia Terkesan Biarkan MH370 Lenyap)

”Pesawat itu di suatu tempat, mungkin tanpa jejak MAS (Malaysia Airlines),” kata Mahathir. “Ini buang-buang waktu dan uang, untuk mencari puing-puing atau tumpahan minyak atau untuk mendengarkan ping dari kotak hitam,” lanjut Mahathir.

Mahathir, seperti dikutip laman IB Times, kemarin (19/5/2014), menambahkan, bahwa ada kejanggalan terakait hilangnya pesawat pada 8 Maret 2014 itu. ”Kemungkinan besar bukan kecelakaan biasa setelah bahan bakar habis,” ujarnya.

Mahathir menjadi sosok yang disegani di Malaysia. Dia yang saat ini berusia 88 tahun, pernah menjadi Perdana Menteri Malaysia selama 22 tahun. Awar Ibrahim yang saat ini menjadi tokoh oposisi Malaysia, sejatinya adalah anak didik Mahathir yang disiapkan untuk menggantikannya kala itu. Namun di tengah perjalanan, keduanya berseberangan jalan.

Kembali soal tragedi pesawat MH370, Mahathir juga menulis asumsinya dalam sebuah blog pribadi. “Pilot melakukan pendaratan lembut di laut kasar dan kemudian diam-diam pergi dengan pesawat,” tulis Mahathir. ”Seseorang menyembunyikan sesuatu. Ini tidak adil bahwa MAS dan Malaysia harus disalahkan,” lanjut Mahathir membela negaranya yang tersudut setelah tragedi MH370. (Baca juga: Kerabat Tepis Isu Pilot MH370 Bunuh Diri dan Selingkuh)

Mahathir menyatakan, CIA memiliki informasi tentang hilangnya pesawat tipe Boeing 777, tetapi mereka tidak berbagi informasi itu dengan Malaysia. Ia mengklaim bahwa instansi pemerintah, bersama dengan Boeing, memiliki kemampuan mengendalikan pesawat komersial dari jarak jauh.” Untuk beberapa alasan, media tidak akan melansir apa pun yang melibatkan Boeing atau CIA,” ujar Mahathir.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
10 menit yang lalu
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
33 menit yang lalu
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
56 menit yang lalu
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
1 jam yang lalu
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
3 jam yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
5 jam yang lalu
Infografis
CIA Bantu Pasukan Khusus Ukraina Dapatkan Target Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved