Serangan udara tewaskan 7 pemberontak di Mesir
Kamis, 24 April 2014 - 13:24 WIB
Serangan udara tewaskan 7 pemberontak di Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Setidaknya 7 pemberontak tewas dan 20 lainnya terluka dalam serangan udara yang berlangsung semalam di Rafah dan kota Sheikh Zuweid, di Provinsi North Sinai, ungkap sumber keamanan Mesir.
Seperti dilansir Xinhua, Kamis (24/4/2014), dalam serangan yang berlangsung di dua kota tersebut, pihak militer berhasil menghancurkan dua gudang amunisi senjata milik para pemberontak.
“Salah satu anggota terkemuka kelompok pemberontak Ansar Bayt al Maqdis yang berbasis di Sinai diyakini berada di antara mereka yang tewas dalam serangan tersebut,” ungkap sumber militer tersebut dalam kondisi anonim.
Serangan tersebut merupakan bagian dari kampanye keamanan besar-besaran untuk membersihkan para pemberontak yang berada di Semenanjung Sinai, yang saat ini sudah mulai melancarkan aksinya hingga ke ibu kota Mesir, Kairo.
Serangan pemberontak di Mesir sendiri saat ini sudah semakin gencar, dengan polisi dan pasukan keamanan sebagai target utama mereka. Serangkaian serangan bom dan penembakan telah memakan belasan korban jiwa dari sisi polisi dalam satu pekan terakhir.
Seperti dilansir Xinhua, Kamis (24/4/2014), dalam serangan yang berlangsung di dua kota tersebut, pihak militer berhasil menghancurkan dua gudang amunisi senjata milik para pemberontak.
“Salah satu anggota terkemuka kelompok pemberontak Ansar Bayt al Maqdis yang berbasis di Sinai diyakini berada di antara mereka yang tewas dalam serangan tersebut,” ungkap sumber militer tersebut dalam kondisi anonim.
Serangan tersebut merupakan bagian dari kampanye keamanan besar-besaran untuk membersihkan para pemberontak yang berada di Semenanjung Sinai, yang saat ini sudah mulai melancarkan aksinya hingga ke ibu kota Mesir, Kairo.
Serangan pemberontak di Mesir sendiri saat ini sudah semakin gencar, dengan polisi dan pasukan keamanan sebagai target utama mereka. Serangkaian serangan bom dan penembakan telah memakan belasan korban jiwa dari sisi polisi dalam satu pekan terakhir.
(esn)