Lokasi reruntuhan MH370 telah ditemukan....

Rabu, 16 April 2014 - 10:46 WIB
Lokasi reruntuhan MH370...
Lokasi reruntuhan MH370 telah ditemukan....
A A A
Sindonews.com – Komentar mengejutkan muncul dari pakar kecelakaan pesawat terkemuka Inggris, David Mearns, perihal pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370. Menurutnya, tim pencari sejatinya sudah mengetahui lokasi reruntuhan pesawat itu.

Pemulihan data kotak hitam pesawat MH370 pun, kata Mearns, tidak bisa dihindari lagi. Komentar direktur Bluewater Recoveries yang berbasis di Inggris itu muncul, ketika misi pencarian pesawat pembawa 239 orang itu telah memasuki hari ke-40, (16/4/2014).

”Saya pikir pada dasarnya mereka telah menemukan situs reruntuhan (pesawat MH370,” kata Mearns kepada saluran program ABC pukul 19.30 semalam.

”Sementara pemerintah belum mengumumkan, dan jika seseorang bertanya kepada saya. Secara teknis, apakah mereka memiliki informasi yang cukup untuk membenarkan itu, maka jawaban tegas saya adalah, ya,” katanya lagi.

Pernyataan Mearns dikhawatirkan menjadi komentar yang berlebihan, seperti yang pernah disampaikan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, pada Jumat pekan lalu yang mengklaim mengetahui posisi kotak hitam namun tidak disertai bukti-bukti akurat.

Mearns selama ini dikenal sebagai pakar handal dalam penanganan insiden pesawat, setelah dia menemukan bangkai kapal HMAS Sydney di Samudera Hindia tahun 2008, hampir tujuh dekade setelah kapal itu tenggelam pada tahun 1941. Dia pernah dianugerahi “Order of Australia” atas jasanya itu.

Selain itu, Mearns juga berperang dalam menemukan puing-puing pesawat Air France dengan nomor penerbangan 447. ”Anda hanya tidak mendengar sinyal-sinyal ini secara acak di laut. Ini bukan suara yang terdengar singkat," katanya.

"Mereka punya empat sinyal yang terdeteksi yang sangat, sangat baik, dengan spektrum suara kuat. Hal ini tidak bisa dibantah dari apa pun juga,” imbuh Mearns, menjelaskan alasan mengapa tim SAR Australia dia anggap sejatinya sudah mengetahui lokasi reruntuhan pesawat MH370.

Kendati demikian, dia sepakat untuk menemukan bukti kongkrit termasuk pencarian dengan kendaraan selam Bluefin 21. ”Jelas, demi keluarga korban dan untuk orang terkait, mereka akan mencari bukti fotografi dan yang akan datang sebentar lagi,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
39 menit yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
55 menit yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
2 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
3 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
4 jam yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved