Setelah China, kini Australia deteksi sinyal di Samudera Hindia

Minggu, 06 April 2014 - 18:35 WIB
Setelah China, kini...
Setelah China, kini Australia deteksi sinyal di Samudera Hindia
A A A
Sindonews.com – Sinyal lain terdeteksi di Samudera Hindia selatan, Minggu (6/4/2014) oleh Kapal Pertahanan Australia (ADV) Ocean Shileds ketika melakukan pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.

Sebelumnya, kapal China, Haixun 01, mendeteksi dua sinyal gelombang pendek yang juga dikenal sebagai sinyal akustik 36 jam yang lalu Jumat dan Sabtu sore lalu.

Seperti dilansir New Straits Times, Ketua koordinator Badan Pusat Koordinasi Bersama (JACC), Angus Houston mengatakan, sampai sekarang tidak ada verifikasi apakah sinyal tersebut berasal dari kotak hitam MAS MH370 dan menyatakan bahwa hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung.

Houston menjelaskan, Ocean Shiled merupakan kapal terbaik untuk tugas seperti itu, karena dilengkapi dengan pinger locator dan dan memiliki kendali jarak jauh kendaraan bahwa air.

“Verifikasi sinyal bisa memakan waktu beberapa hari dan pencarian dengan kedalam 4,5 km merupakan sebuah tantangan, tim harus benar-benar telaten dalam melakukan pencarian,” ungkap Houston.
(esn)
Berita Terkait
Beda dengan Indonesia...
Beda dengan Indonesia dan Malaysia, Filipina Dukung Aliansi AUKUS untuk Lawan China
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Perbaiki Hubungan, Australia...
Perbaiki Hubungan, Australia Mengaku Siap Duduk 1 Meja dengan China
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Tidak Percaya Lagi kepada AS
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
57 menit yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
2 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
5 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
6 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved