Protes kekuasaan China, biarawati Tibet bakar diri
Senin, 31 Maret 2014 - 13:26 WIB
Protes kekuasaan China, biarawati Tibet bakar diri
A
A
A
Sindonews.com - Seorang biarawati Tibet membakar tubuhnya sendiri di barat daya China, sebagai bentuk protes terhadap kekuasaan China. Biarawati yang belum diketahui identitasnya itu membakar diri di Kardze, wilayah otonomi Tibet di Provinsi Sichuan.
Kalsang Gyaltsen, seorang anggota parlemen pemerintah Tibet di wilayah pengasingan di India, mengatakan kepada Radio Free Asia, Senin (31/3/2014), bahwa wanita itu dalam kondisi tubuh terbakar mengelilingi biara untuk menjalani sebuah ritual doa.
”Orang-orang Tibet yang berada di tempat kejadian langsung turun tangan untuk membantu memadamkan api. Wanita itu kemudian dibawa ke rumah sakit,” kata Gyaltsen.
Hingga kini ada ratusan warga Tibet yang mendiami wilayah China sejak 2009. Insiden bakar diri itu merupakan yang ketiga dalam bulan ini. Sebelumnya dua warga Tibet tewas dalam aksi memprotes kekuasaan Beijing di wilayah Provinsi Sichuan.
Beijing menuduh pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama mengampanyekan agenda separatis. Pemerintah China yang mengklaim terus menyalurkan bantuan ekonomi dan sosial ke Tibet menganggap sparatisme adalah pelanggaran yang dilakukan penduduk setempat.
Dalai Lama, tokoh peraih Nobel Perdamaian yang kini tinggal di India, telah menggambarkan aksi bakar diri warga Tibet sebagai bentuk frustasi, atas ketidakberdayaan mereka untuk melawan kekuasaan Beijing.
Kalsang Gyaltsen, seorang anggota parlemen pemerintah Tibet di wilayah pengasingan di India, mengatakan kepada Radio Free Asia, Senin (31/3/2014), bahwa wanita itu dalam kondisi tubuh terbakar mengelilingi biara untuk menjalani sebuah ritual doa.
”Orang-orang Tibet yang berada di tempat kejadian langsung turun tangan untuk membantu memadamkan api. Wanita itu kemudian dibawa ke rumah sakit,” kata Gyaltsen.
Hingga kini ada ratusan warga Tibet yang mendiami wilayah China sejak 2009. Insiden bakar diri itu merupakan yang ketiga dalam bulan ini. Sebelumnya dua warga Tibet tewas dalam aksi memprotes kekuasaan Beijing di wilayah Provinsi Sichuan.
Beijing menuduh pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama mengampanyekan agenda separatis. Pemerintah China yang mengklaim terus menyalurkan bantuan ekonomi dan sosial ke Tibet menganggap sparatisme adalah pelanggaran yang dilakukan penduduk setempat.
Dalai Lama, tokoh peraih Nobel Perdamaian yang kini tinggal di India, telah menggambarkan aksi bakar diri warga Tibet sebagai bentuk frustasi, atas ketidakberdayaan mereka untuk melawan kekuasaan Beijing.
(mas)