Obama & Putin teleponan, AS: Setop pengerahan pasukan Rusia!
Sabtu, 29 Maret 2014 - 09:33 WIB
Obama & Putin teleponan, AS: Setop pengerahan pasukan Rusia!
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Rusia Vladimir Putin telah menelepon Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama guna membahas solusi atas krisis di Ukraina. Media Inggris, BBC pada Sabtu (29/3/2014) menyebut kontak telepon selama satu jam itu sebagai bentuk Rusia telah mundur dari konflik.
Gedung Putih menyatakan, melalui telepon tersebut Obama mendesak Putin untuk menghindari penumpukan pasukan di perbatasan Rusia dengan Ukraina. ”Presiden Obama menekankan kepada Presiden Putin bahwa Amerika Serikat terus mendukung jalur diplomatik, dengan tujuan deeskalasi krisis,” bunyi pernyataan Gedung Putih.
”Presiden Obama menegaskan bahwa solusi itu hanya mungkin jika Rusia menarik kembali pasukannya dan tidak mengambil langkah apapun untuk lebih melanggar integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina,” lanjut pernyataan Gedung Putih.
Wartawan BBC, Mark Mardell melaporkan, ”Memang terdengar sepertinya Rusia yang mundur dari konflik lebih lanjut.”
Obama menerima telepon Putin saat di berada di Arab Saudi. Sementara itu, Kremlin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Presiden Rusia menarik perhatian Obama untuk membereskan kelompok ekstremis di Kiev, Ukraina.
“Presiden Putin mengusulkan agar masyarakat internasional memeriksa kondisi dan menstabilkan situasi,” bunyi pernyataan Kremlin.
Gedung Putih menyatakan, melalui telepon tersebut Obama mendesak Putin untuk menghindari penumpukan pasukan di perbatasan Rusia dengan Ukraina. ”Presiden Obama menekankan kepada Presiden Putin bahwa Amerika Serikat terus mendukung jalur diplomatik, dengan tujuan deeskalasi krisis,” bunyi pernyataan Gedung Putih.
”Presiden Obama menegaskan bahwa solusi itu hanya mungkin jika Rusia menarik kembali pasukannya dan tidak mengambil langkah apapun untuk lebih melanggar integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina,” lanjut pernyataan Gedung Putih.
Wartawan BBC, Mark Mardell melaporkan, ”Memang terdengar sepertinya Rusia yang mundur dari konflik lebih lanjut.”
Obama menerima telepon Putin saat di berada di Arab Saudi. Sementara itu, Kremlin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Presiden Rusia menarik perhatian Obama untuk membereskan kelompok ekstremis di Kiev, Ukraina.
“Presiden Putin mengusulkan agar masyarakat internasional memeriksa kondisi dan menstabilkan situasi,” bunyi pernyataan Kremlin.
(mas)