Keliru tembak mati temannya, jenderal Israel dipecat
Jum'at, 28 Maret 2014 - 16:40 WIB
Keliru tembak mati temannya, jenderal Israel dipecat
A
A
A
Sindonews.com –Kepala staf tentara Israel (IDF) Letnan Jenderal Benny Gantz dinyatakan bersalah atas kekeliruannya menembak mati tentara Israel di perbatasan Gaza, Februari 2014 lalu.
Jenderal Gantz dipecat dari jabatannya. Dia keliru menembak teman sendiri, Tal Nachman, 21, karena mengira korban adalah teroris.
Penyidik menyatakan, insiden salah tembak itu akibat kegagalam dalam pelatihan, perencanaan, dan operasi militer. Posisi jenderal itu akan diisi tentara Israel lainnya.
”Insiden ini adalah insiden tragis dari operasional, di mana kita kehilangan orang yang hebat,” kata Gantz menyesali tindakan salah tembak itu, seperti dikutip Jpost semalam (27/3/2014).
Insiden salah tembak itu terjadi selama operasi keamanan rutin yang digelar militer Israel. Dalam operasi itu, Gantz mengendus gerakan kaki mencurigakan di wilayah perbatasan. Tanpa aba-aba peringatan, jenderal itu menembakkan senjatanya, dan ternyata yang ditembak adalah temannya sendiri.
Tembakan itu dilakukan dari jarak kurang dari 12 meter. Korban mengalami luka parah di bagian belakang. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit dan meninggal ketika dalam perawatan akibat luka-luka yang dialami.
Jenderal Gantz dipecat dari jabatannya. Dia keliru menembak teman sendiri, Tal Nachman, 21, karena mengira korban adalah teroris.
Penyidik menyatakan, insiden salah tembak itu akibat kegagalam dalam pelatihan, perencanaan, dan operasi militer. Posisi jenderal itu akan diisi tentara Israel lainnya.
”Insiden ini adalah insiden tragis dari operasional, di mana kita kehilangan orang yang hebat,” kata Gantz menyesali tindakan salah tembak itu, seperti dikutip Jpost semalam (27/3/2014).
Insiden salah tembak itu terjadi selama operasi keamanan rutin yang digelar militer Israel. Dalam operasi itu, Gantz mengendus gerakan kaki mencurigakan di wilayah perbatasan. Tanpa aba-aba peringatan, jenderal itu menembakkan senjatanya, dan ternyata yang ditembak adalah temannya sendiri.
Tembakan itu dilakukan dari jarak kurang dari 12 meter. Korban mengalami luka parah di bagian belakang. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit dan meninggal ketika dalam perawatan akibat luka-luka yang dialami.
(mas)