Referendum tak diakui, Rusia: Crimea berhak tentukan pilihan!

Jum'at, 28 Maret 2014 - 13:32 WIB
Referendum tak diakui,...
Referendum tak diakui, Rusia: Crimea berhak tentukan pilihan!
A A A
Sindonews.com – Rusia bereaksi setelah mayoritas negara anggota Majelis Umum PBB tidak mengakui referendum Crimea yang memilih bergabung dengan Rusia. Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin menegaskan, rakyat Crimea berhak menentukan pilihannya sendiri.

Churkin dalam pemungutan suara di Majelis Umum PBB menyerukan agar negara-negara anggota PBB menyatakan “tidak” untuk mendukung resolusi yang tidak mengakui referendum Crimea tersebut.

”Orang-orang telah menyatakan hak mereka untuk menentukan nasib sendiri, dan memilih bergabung ke Rusia,” kata Churkin.

Churkin menyebut, resolusi itu kontraproduktif dengan keinginan murni rakyat Crimea. Resolusi itu disponsori Ukraina dan didukung Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

Reuterspada Jumat (28/3/2014) melaporkan, hasil pemungutan suara untuk resolusi, menyatakan 100 negara mendukung resolusi, 11 negara menentang dan 58 negara abstain. Dengan demikian, setengah dari 193 negara anggota PBB tidak mengakui referendum Crimea untuk bergabung dengan Rusia.

Dukungan resolusi itu sudah diperkirakan banyak diplomat sebelumnya. Kebanyakan negara bersikap oposisi terhadap aksi intervensi Rusia atas krisis Ukraina.

Kendati demikian, resolusi di Majelis Umum PBB tidak sekuat resolusi Dewan Keamanan PBB. Resolusi di Majelis Umum PBB tidak dapat diveto, namun keputusannya tidak mengikat secara hukum.
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Sergey Surovikin Peringatkan...
Sergey Surovikin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Berhenti Memberontak
Kendaraan Perang Rusia...
Kendaraan Perang Rusia Melintasi Perbatasan Ukraina dari Krimea
Detik-detik Bom Rusia...
Detik-detik Bom Rusia Hancurkan Gedung Pemerintahan
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
32 menit yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
1 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
4 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
5 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
6 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
7 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved