Majelis Umum PBB tak akui referendum Crimea

Jum'at, 28 Maret 2014 - 13:12 WIB
Majelis Umum PBB tak...
Majelis Umum PBB tak akui referendum Crimea
A A A
Sindonews.com - Majelis Umum PBB telah menyetujui sebuah resolusi yang menegaskan integritas wilayah Ukraina. Mayoritas anggota PBB tidak mengakui referendum Crimea dan menyebut bergabungnya Crimea ke Rusia, ilegal.

Hasil pemungutan suara untuk resolusi yang disponsori Ukraina, menyatakan adalah 100 negara mendukung resolusi, 11 negara menentang dan 58 negara abstain. Dengan demikian, setengah dari 193 negara anggota PBB tidak mengakui referendum Crimea untuk bergabung dengan Rusia.

Dukungan resolusi itu sudah diperkirakan banyak diplomat sebelumnya. Kebanyakan negara bersikap oposisi terhadap aksi intervensi Rusia atas krisis Ukraina.

Kendati demikian, resolusi di Majelis Umum PBB tidak sekuat resolusi Dewan Keamanan PBB. Resolusi di Majelis Umum PBB tidak dapat diveto, namun keputusannya tidak mengikat secara hukum.

Sebelum pemungutan suara terkait resolusi di Majelis Umum PBB, Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Deshchytsia mengatakan kepada forum Majelis Umum PBB, bahwa integritas teritorial kesatuan negaranya telah dinjak-injak secara kejam oleh Rusia. Dia menyebut, tindakan Rusia sebagai bentuk pelanggaran langsung dari Piagam PBB.

”Dengan suara yang mendukung resolusi ini, Anda memilih mendukung Piagam PBB. Sementara suara ya menentang atau abstain sama halnya dengan merusak itu,” kata Deshchytsia yang mendesak negara-negara PBB mengatakan "ya” untuk resolusi tersebut, sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (28/3/2014).
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Sergey Surovikin Peringatkan...
Sergey Surovikin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Berhenti Memberontak
Kendaraan Perang Rusia...
Kendaraan Perang Rusia Melintasi Perbatasan Ukraina dari Krimea
Detik-detik Bom Rusia...
Detik-detik Bom Rusia Hancurkan Gedung Pemerintahan
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
2 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
3 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
5 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
6 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
7 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved